“Zungle Panther”, Kacamata Canggih Untuk Mendengarkan Musik

Hello guys, apa kabarnya nih? Buat kamu-kamu yang punya hobi jalan sana sini tentu gak lupa dong bawa perlengkapan atau aksesoris untuk gaya-gayaan, salah satunya kacamata. Yap, benda kecil yang satu ini udah gak asing lagi keberadaannya di dalam tas. Apalagi kalau matahari sedang terik-teriknya, kacamata gak cuma untuk gaya-gayaan doang tetapi menjaga mata dari silaunya matahari atau untuk membantu memperjelas suatu objek. Nah guys, gak cuma itu katanya sih sekarang udah ada kacamata yang bisa dipakai untuk menggantikan earphone. Hayo penasaran kan? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Kacamata?

Kacamata adalah alat atau lensa yang bisa memperjelas penglihatan yang ada di depan mata atau bingkai yang menopang dua buah lensa kaca atau plastik yang dapat dipakai seseorang di depan mata untuk memperbaiki masalah penglihatan seperti astigmatisme, rabun jauh dan rabun dekat. Ketebalan suatu lensa ini ditentukan oleh kondisi mata pemakainya tersebut.

Tidak hanya itu saja, sekarang kacamata dipakai untuk tren masa kini mulai dari anak kecil sampai orang tua suka memakainya. Di zaman yang semakin berkembang ini, maka semakin banyak pula jenis kacamata. Mulai dari model kacamata baca, kacamata sport dan kacamata wanita. Dan untuk mendapatkannya sangatlah mudah, kamu bisa jumpain di optik atau mall dengan merek dan harga tertentu.

Fakta unik tentang kacamata:

  • Sebagian besar orang tahu penemu dan pencipta lensa kacamata adalah ilmuwan terkenal yaitu Benjamin Franklin. Benjamin memang dikenal sebagai penemu lensa kacamata, meskipun demikian kacamata sendiri sudah dikenal pengunaannya sejak ribuan tahun sebelum Benjamin sendiri melakukan adaptasi. Secara umum kacamata pada masa itu dibuat dengan kristal dan penggunaanya lebih kepada perbesaran sebuah benda kecil atau membantu melihat benda berukuran kecil agar terlihat lebih besar.
  • Bangsa China diakui sudah memakai kacamata yang terbuat dari lensa bentuk oval yang berukuran besar dan terbuat dari batu kristal yang ditambah dengan bingkai berbentuk tempurung kura-kura.
  • Sebelum masuk ke abad 20, kacamata dianggap tidak keren dan ketinggalan zaman. Orang-orang yang menggunakan kacamata pun dianggap susah diajak bergaul, jelek dan dipandang remeh.
  • Kacamata gaya umumnya terbuat dari plastik bukanlah kaca karena untuk menghindari retak serta rusaknya mata dalam momen kecelakaan. Plastik yang dipakai resisten pada retak atau pecah. Plastik juga lebih enteng dari kaca.
  • Earth 911 juga menyebutkan kalau lebih dari 1 miliar orang didunia memerlukan kacamata, namun tidak dapat beli atau tidak dapat menemukannya.

Jenis Kacamata Sesuai Wajah

Nah guys, untuk memilih kacamata juga ada triknya lho apalagi agar lebih terlihat kece. Memilih kacamata juga harus sesuaikan dengan wajah yang kamu punya, bingung ya? Berikut ini adalah pemilihan kacamata sesuai wajah:

  • Memiliki wajah kotak bisa disiasati dengan bingkai yang oval atau bulat. Dengan bingkai oval atau bulat, akan tercipta ilusi bahwa wajah kita tidak terlalu lebar dan kaku.
  • Untuk yang memiliki jenis oval, kamu bebas bermain dengan bermacam-macam bentuk bingkai kacamata. Dengan keuntungan ini, coba bingkai kacamata unik seperti cat-eye atau bulat.
  • Yang memiliki wajah berbentuk hati dan memiliki permukaan dahi yang lebar dan mengecil di bagian dagu, kacamata klasik dengan jenis aviator cocok banget untuk memberikan keseimbangan pada wajah kita.
  • Untuk yang berwajah bulat, supaya terlihat lebih ramping gunakan frame yang agak besar dan tebal seperti wayfarer. Dengan sudut kotak, wajah bulat kita jadi terlihat lebih ramping.

Kacamata Sekaligus Earphone

Kalau sedang bosan, mendengarkan musik adalah salah satu penghilang rasa kebosanan. Biasanya kamu mendengarkan musik pasti dengan headphone ataupun earphone. Ya kalau mendengarkan dengan yang dua itu sih sudah biasa, gimana kalau dengan kacamata? What kacamata? Garing banget ya becandanya, masa dengar musik pakai kacamata. Eits jangan salah, siapa bilang kacamata tidak bisa dipakai untuk dengar musik?

Menggunakan earphone atau headphone terkadang membuat ketidaknyamanan karena ukurannya yang besar. Sementara earphone memiliki kabel yang mudah terbelit sehingga tidak praktis. Tapi tidak usah khawatir, kamu tidak perlu repot lagi karena akan teratasi dengan produk milik startup yang berbasis di Los Angeles bernama “Zungle”. Ini adalah kacamata hitam yang sekaligus akan menggantikan fungsi headphone, di mana kacamata hitam ini akan mengirimkan suara langsung ke tengkorak kamu.

Kacamata yang dilengkapi dengan fitur wireless headphone memang bukan hal baru. Tapi, Zungle punya cara yang lebih inovatif lewat produknya yang diberi nama “Zungle Panther”. Kacamata ini didesain seperti kacamata biasa dan kamu tidak akan menemukan headphone di kacamata ini. Untuk produksi suaranya, Zungle Panther mengusung teknologi speaker konduksi tulang. Sepasang speaker telah ditanamkan di bagian gagang kacamata ini.

Dengan teknologi speaker konduksi tulang, lewat getaran speaker akan mengalirkan gelombang suara ke kepala kamu sehingga bisa terdengar ke gendang telinga. Suara yang keluar pun hanya bisa didengarkan oleh pengguna dan orang di sekitar tidak akan bisa mendengarkan suara tersebut. Sungguh teknologi yang begitu canggih bukan?

Satu lagi guys, kacamata ini juga bisa tersambung ke handphone kamu dengan bluetooth. Kamu hanya perlu membuka aplikasi musik untuk mendengarkan lagu favorit kamu melalui Zungle. Sebuah tombol di atas telinga kanan dapat dimanfaatkan untuk mulai mendengarkan daftar putar atau album dan hanya perlu memutarnya maju atau mundur untuk mengganti atau mempercepat lagu. Kacamata ini juga bisa dipakai untuk telponan dan mampu bertahan selama 4 jam.

Demikianlah penjelasan di atas tersebut ya guys, semakin hari semakin canggih perkembangan di dunia ini. Keren juga ya bisa punya kacamata seperti itu, hmmm kira-kira di Indonesia udah ada belum ya?