Terungkap, Ternyata Pohon Juga Punya Perasaan Layaknya Manusia

Hello guys, kali ini kita akan membahas tentang pohon. Hah pohon? Memang apalagi yang harus diceritakan tentang pohon? Nah jangan salah dulu guys, memang sih kalau mendengar kata pohon itu masalah biasa. Tapi, dibalik itu semua ada fakta yang mungkin tidak kamu ketahui. Jadi untuk lebih jelasnya lagi, silahkan simak artikel di bawah ini ya guys.

Pengertian Pohon

Pohon merupakan tumbuhan yang memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda serta banyak cabangnya. Batang pohon utama berdiri dan berukuran lebih besar dibanding cabang-cabangnya. Banyak di dunia ini tumbuhan yang berdaun, namun tidak termasuk ke dalam kategori pohon. Ada juga tumbuhan berbatang kayu tapi tidak meninggi, malah cenderung menyebar menutupi tanah dan inilah yang disebut dengan tumbuhan perdu.

Tumbuhan perdu merupakan nama sekelompok pohon yang memiliki ketinggian di bawah 6 m (20 kaki). Sebuah semak dibedakan dari pohon dengan tinggi lebih pendek, biasanya di bawah 6 m (20 kaki). Tanaman dari banyak spesies dapat tumbuh baik dalam semak atau pohon, tergantung pada kondisi mereka tumbuh.

Batang pohon yang ukurannya paling besar adalah penghubung utama antara akar dengan tajuk pohon. Dari akar tersebut, batang pohon dengan lapisan kulit bernama kambium menyalurkan air dan mineral ke tajuk pohon atau kanopi. Setelah diolah dari kanopi asupan air dan mineral yang telah diolah disebarkan ke seluruh bagian pohon melalui cabang-cabang. Sementara, daun yang berisi klorofil bertugas menyerap sinar matahari untuk mengolah menjadi energi dan gula. Ketika berbunga dan kemudian menjadi penyerbukan, hasil penyerbukan tersebut kemudian disimpan dalam buah dan buah-buah itulah yang kemudian dinikmati oleh manusia. Menurut kegunaannya batang dapat digolongkan menjadi :

  • Bagian pangkal umumnya tak bermata kayu, digunakan untuk kayu pertukangan yang baik.
  • Bagian tengah digunakan untuk indutri kayu ubah bentuk ( kertas, triplek dll)
  • Bagian percabangan dikhususkan untuk industri kayu.
  • Bagian cabang dan ranting dimanfaatkan untuk kayu bakar.

Nah kamu tau gak ada hari untuk memperingati pohon? Setiap tanggal 21 November diperingati sebagai Hari Pohon sedunia yang merupakan momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya peran dan fungsi pohon bagi kehidupan makhluk hidup di bumi.

Manfaat Pohon Untuk Kehidupan Manusia

Semenjak adanya penebangan pohon dan kebakaran hutan, pohon yang tersisa sudah semakin sedikit. Pohon memiliki peranan penting bagi kehidupan, akan tetapi masih banyak orang yang tidak menyadari hal itu. Biasanya pohon ditebang untuk dijadikan sebagai bahan untuk membuat bangunan, kursi atau perkakas lainnya. Selain itu masih banyak lagi manfaat lainnya seperti di bawah ini:

Tempat Berteduh

Jika kalian sedang lelah, tentu saja pernah berteduh di bawah pepohonan yang rindang kan? Apalagi jika pohon tersebut sedang berbuah, lumayan juga ya kan guys bisa sambil makan buahnya.

Penghasil Oksigen

Pepohonan bisa memproduksi oksigen pada waktu malam hari. Oksigen juga sangat dibutuhkan manusia untuk bernafas.

Cadangan Air

Pada saat musim kemarau pepohonan biasanya menyimpan banyak cadangan air di daerah akarnya, hal ini dikarenakan pohon tersebut akan menggunakannya sebagai cadangan makanannya kelak. Jadi kemungkinan besar di daerah yang banyak pepohonan maka akan mempunyai cadangan air yang banyak pula.

Penahan Tanah

Pepohonan memiliki akar yang berfungsi sebagai penahan dan memperkuat tanah agar tidak hancur. Akan tetapi jika di suatu daerah tidak mempunyai pepohonan maka akan berakibat bencana yang fatal salah satu contohnya adalah bencana tanah longsor.

Pohon Juga Punya Perasaan

Walaupun tidak memiliki suara dan tidak bisa bergerak, ternyata batang kayu itu juga memiliki perasaan lho. Seorang peneliti dari Jerman, Peter Wohlleben mengatakan bahwa ia mendapati fakta unik tentang pohon. Apa kamu bisa menebak hal unik apa itu? Ternyata pohon juga memiliki perasaan, rasa berteman dan saling menyayangi layaknya manusia.

Ilmuwan yang memang mengkhususkan diri dalam penelitian pohon ini mengungkapkan bahwa pohon bisa merasakan sakit. Pohon juga memiliki emosi seperti rasa takut. Peter mengatakan “pepohonan akan senang jika tumbuh berdekat-dekatan dan bersama serta saling bersentuhan. Mereka senang jika memiliki teman dan selalu melakukan segala hal dalam ritme yang lambat”.

Menurut Peter, sesama pohon bisa memiliki ikatan yang kuat layaknya pasangan manusia. Mereka bisa saling menjaga satu sama lain dan sama-sama memiliki perasaan yang kuat. Hasil penelitian yang unik ini sudah dimasukkan dalam sebuah film dokumenter bernama ‘Intelligent Trees’.

Film dokumenter ini dibuat oleh Peter dan ia bekerja sama dengan seorang ekolog asal University of British Columbia, Suzanne Simard. Kedua orang pakar ini mengatakan pohon benar-benar hidup dan bahkan bisa berkomunikasi. Hal ini mereka ketahui berdasarkan penelitian selama berpuluh-puluh tahun. Di dalam film dokumenter tersebut dijelaskan bahwa pohon bukanlah sekadar organisme yang menghasilkan oksigen dan mereka bukanlah sekadar kumpulan kayu yang menunggu untuk ditebang.

Nah, mulai sekarang kamu harus merawat dan menyayangi pohon seperti teman kamu sendiri ya. Pohon sudah memberikan begitu banyak manfaat untuk kita, maka dari kamu harus membalasnya dengan cara merawat sebaik mungkin dan jangan sembarangan menebangnya.