Kite Patch, Alat Canggih Yang Bikin Manusia “Tak Terlihat” Oleh Nyamuk

Dimana pun kita berada pasti disitu juga ada nyamuk, “nyamuk oh nyamuk kenapa engkau ada dimana-mana”, hehehe. Nyamuk adalah hewan kecil yang sangat menjengkelkan, bukan cuma menghisap darah kita aja tapi nyamuk juga buat badan kita bentol-bentol. Belum lagi bentolnya jadi berbekas dan juga buat gatal, bener-bener menyebalkan. Terkadang udah memakai lotion anti nyamuk pun gak mempan, harus gimana lagi dong? Tenang aja guys, sekarang udah ada sebuah alat pengusir nyamuk yang unik. Penasaran gimana bentuknya? Yuk, mari kita simak sama-sama.

Mengenal Habitat Nyamuk

Nyamuk adalah salah satu hewan pengisap darah pada manusia. Nyamuk mempunyai dua kepak bersisik, tubuh yang langsing, enam kaki panjang dan nyamuk memiliki tubuh berwarna hitam. Nyamuk juga bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, contohnya seperti demam berdarah dan malaria.

Nyamuk sangat menyukai tempat-tempat yang banyak airnya atau bisa dijadikan tempat penampungan air, contohnya pohon dengan lubang pada batangnya, toilet, ban kendaraan yang sudah tidak terpakai, pot tanaman, tempat minum hewan peliharaan, mainan, vas, kolam renang, tempat sampah dan lain sebagainya.

Jenis – jenis nyamuk:

  • Anopheles
  • Aedes Aegypti
  • Aedes Albopictus

Nah, penyebab utama terkena demam berdarah adalah karena digigit oleh nyamuk aedes aegypti, kamu bisa mengenali ciri-ciri nyamuk kecil aedes aegypti yang menyebalkan ini dengan memerhatikan pola belang-belang putih di sekitar tubuh dan kakinya. Nyamuk ini menularkan virus demam berdarah ke manusia melalui gigitan kecilnya ke dalam kulit. Nyamuk demam berdarah yang bertanggung jawab terhadap penularan tersebut adalah nyamuk betina, bukan nyamuk jantan. Ini karena nyamuk betina membutuhkan darah untuk memproduksi telur.

Nyamuk demam berdarah ini kemungkinan juga lebih suka berdiam dan berkembang biak dengan cepat di daerah yang panas dan lembap, seperti Indonesia. Berdasarkan penelitian, nyamuk demam berdarah betina ini senang menghabiskan hidupnya di dalam atau sekitar rumah dan bisa terbang rata-rata sejauh 400 meter.

Nyamuk jenis ini paling aktif mencari mangsa sekitar dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam atau bisa juga menggigit pada malam hari di lokasi yang penerangannya baik. Selain manusia, nyamuk aedes aegypti juga dapat menggigit anjing dan hewan mamalia peliharaan lainnya.

Tips agar terhindar dari penyakit demam berdarah:

  • Seminggu sekali, periksa dan buang genangan air di setiap tempat yang bisa dijadikan penampungan air di luar dan dalam rumah.
  • Tutup wadah penampungan air agar nyamuk tidak bisa masuk untuk bertelur dan berkembang biak.
  • Buang barang-barang yang sudah tidak terpakai.
  • Jika di rumah ada septic tank, segera perbaiki celah atau retakan yang ada.
  • Halangi agar nyamuk demam berdarah tidak masuk rumah dengan menutup lubang ventilasi, jendela, pintu, menggunakan kasa nyamuk, menutup lubang-lubang termasuk lubang pipa dan menyalakan AC jika tersedia.
  • Memakai pakaian bertangan panjang, celana panjang, kaus kaki di jam-jam aktif nyamuk demam berdarah.
  • Menanam tumbuhan anti nyamuk seperti serai, bunga tahi ayam, seledri, lavender dan catnip.

Alat Canggih Pengusir Nyamuk

Nyamuk memiliki cara unik untuk mendeteksi kehadiran mangsanya. Mereka memiliki radar yang mampu mencium aroma karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan melalui napas, kulit serta keringat. Bahkan nyamuk bisa mencium aroma ini dari jarak ratusan meter. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengusir nyamuk mulai dari alat semprot, memakai lotion anti nyamuk bahkan sampai raket listrik pun terkadang tidak mempan. Tidak habis pikir untuk mengusir hewan kecil menyebalkan satu ini.

Nah, untuk menyikapi keluhan semua orang, para peneliti mengembangkan sebuah alat yang lebih efektif dan aman untuk mengusir nyamuk. Alat ini bernama “Kite Patch”, sebuah benda berbentuk persegi kecil mirip layang-layang yang dapat ditempelkan ke baju. Alat canggih ini dibuat oleh rey Frandsen, Dr Michelle Brown dan Torrey Tayanaka. Mereka terinspirasi menciptakan alat ini setelah membaca hasil penelitian Anandasankar Ray dan rekannya dari University of California Riverside yang dipublikasikan di Nature pada Juni 2011. Penelitian ini mengungkapkan tiga bahan kimia yang bisa mengganggu “radar penerima CO2” nyamuk. Anti nyamuk yang tampak seperti kain warna-warni ini membuat manusia tidak terlihat oleh nyamuk hingga 48 jam. Waw luar biasa bukan?

Kite Patch bekerja dengan cara yang unik karena benda ini mampu menyamarkan “bau”CO2 yang dikeluarkan oleh tubuh manusia. Ketiga bahan kimia ini bekerja dengan cara yang berbeda untuk mengusir nyamuk. Bahan kimia pertama meniru karbon dioksida dan mampu digunakan untuk menjauhkan nyamuk dari manusia dan perangkap serangga. Bahan kimia kedua menjadikan nyamuk tidak dapat mendeteksi CO2 sama sekali. Dan yang ketiga justru mengubah kemampuan radar nyamuk yang sensitif terhadap CO2 sehingga membuat nyamuk tersebut merasa bingung. Cara penggunaanya pun sangat mudah, hanya cukup dengan menempel layang-layang kecil ini pada baju.

Frandsen dan timnya tengah menggalang dana melalui situs web “indiegogo” untuk melakukan uji lapangan di Uganda. Jika pengujian ini berhasil, mereka akan mulai memproduksi Kite Patch secara massal dan mendistribusikan secara global dimulai dari AS.

Nah, itu dia alat canggih yang bisa bikin nyamuk pergi dari kamu tetapi selain itu kamu juga bisa melakukan tips di atas untuk mencegah penyakit demam berdarah. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu dan bermanfaat untuk semua.