Gak Nyangka, Ternyata Pelepah Pisang Bisa Jadi Peredam Suara

Pisang merupakan buah yang sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Hal ini dipengaruhi oleh populasinya yang terbilang sangat banyak dan menyeluruh di seluruh sudut negara kita. Rasa buahnya yang manis membuat buah ini memiliki jutaan penggemar dari seluruh penjuru dunia. Tak hanya lezat, buah ini juga dapat kita beli dengan harga yang sangat terjangkau. Begitu banyak manfaat dari buah pisang tersebut dan tidak hanya buahnya saja lho guys, tetapi dari daun bahkan pelepahnya juga sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari.

Pisang Dan Kandungan Gizinya

Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana dan M. paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium. Berikut adalah kandungan serta nilai gizi yang terkandung dalam buah pisang:

Kalium

Sebuah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 467 mg kalium (potasium) dan hanya sedikit sodium (natrium) yaitu sekitar 1 mg. Kalium merupakan unsur penting untuk mengatur tekanan darah, mengurangi risiko tekanan darah tinggi serta masalah lain yang terkait.

Kalsium

Pisang kaya akan kalsium, 100 gr pisang mampu memasok 5 mg kalsium untuk tubuh. Kalsium sangat penting untuk pembentukan serta pemeliharaan kekuatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga berfungsi untuk memperlancar pelepasan neurotransmiter dan kontraksi otot.

Karbohidrat

Kandungan energi dalam pisang sangat tinggi sehingga cocok digunakan sebagai sumber makanan untuk mendapatkan energi secara cepat. Dalam 100 gr pisang mengandung 22,84 gr karbohidrat, gula 12,23 gr dan 2,6 gr serat. Meskipun sedikit lebih tinggi untuk pasien diabetes, namun ini membuat pisang sebagai sumber energi yang cepat dan mudah dicerna.

Vitamin C

Dalam 100 gr pisang tersedia hampir 8.7 mg vitamin C untuk tubuh. Vitamin C melindungi tubuh terhadap stres oksidatif maupun malnutrisi. Sebagai antioksidan yang kuat, vitamin C membantu tubuh mengendalikan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Vitamin B6

Vitamin B6 merupakan vitamin yang larut air, berperan penting untuk kelancaran fungsi sistem saraf, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melawan infeksi. Dalam 225 gr pisang terkandung 0,8 mg vitamin B6 untuk tubuh.

Vitamin Lainnya

Berbagai macam vitamin penting seperti vitamin A, vitamin D, vitamin K, folat, tiamin, riboflavin, niasin dan lainnya bisa ditemukan dalam pisang. Vitamin-vitamin ini membantu pembentukan darah serta melakukan aktivitas lain dalam tubuh untuk menjaga tingkat kebugaran tetap tinggi sepanjang waktu.

Mineral Lainnya

Beberapa macam mineral lain seperti besi, magnesium, fosfor, seng, tembaga, mangan, selenium dan fluorida juga bisa ditemukan dalam buah pisang. Masing-masing mineral tersebut membantu berbagai macam fungsi tubuh serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kalori dalam Pisang

Setiap 100 gr pisang mengandung sekitar 90-93 kalori. Jadi, pisang efektif digunakan baik untuk menaikkan berat badan maupun penurunan berat badan. Untuk menaikkan berat badan, direkomendasikan mengonsumsi 3-5 buah pisang dalam sehari dengan susu atau yogurt. Sedangkan untuk menurunkan berat badan, konsumsi pisang dalam jumlah sedikit sudah akan memberikan perasaan kenyang.

Tingginya kadar air dalam buah pisang membuat tubuh terhidrasi dengan baik tanpa mengurangi nutrisi penting. Hal inilah yang membuat pisang efektif membantu penurunan berat badan. Untuk mendapatkan semua manfaatnya, harus dipastikan mengonsumsi buah pisang yang masih segar bukan keripik pisang atau pisang olahan yang sudah dilapisi gula atau cokelat.

Manfaat Pelepah Pisang

Pelepah Pisang ( Gebok ) ternyata memiliki manfaat yang cukup kreatif. Kini terbagi menjadi dua pemanfaatan, yakni secara tradisional dan secara modern. Tradisional, seringkali dijumpai di dunia pewayangan, dimana pelepah pisang di gunakan untuk menancapkan wayang saat pertunjukan. Secara modern, lebih digunakan sebagai property atau alat untuk membuat sebuah lukisan indah nan fenomenal.

Untuk tradisional, cara membuat pelepah pisang menjadi alat yang digunakan dalam pertunjukan wayang. Itu sudah umum dan sudah digunakan di masa lalu. Dalam perjuangan para ulama dalam menyebarkan islam, seringkali menggunakan media wayang. Sedangkan property, mereka sudah memahami dan akhirnya menjadi warisan turun temurun yang tidak mudah dilupakan. Semoga para pemuda pun menjadi generasi selanjutnya dalam membudidayakan pelepah pisang sebagai pelengkap media wayang.

Untuk yang modern bisa digunakan sebagai alat pembuat lukisan. Ternyata lukisan tidak selalu menggunakan kuas, tetapi pelepah pisang pun bisa digantikannya. Begini caranya, pertama pelepah pisang yang sudah kering dipohon siap untuk dipanen. Kemudian pelepah pisang kering itu dicuci dan direndam dengan kamper yang dicairkan dengan minyak tanah selama 1-2 jam. Setelah ditiriskan, pelepah pisang dipotong-potong dan siap untuk diaplikasikan di atas triplek yang telah dibuat pola dan dibubuhi dengan lem.

Lukisan yang sudah jadi tersebut tinggal diberi pigura, kamper dan minyak tanah yang fungsinya untuk mengawetkan pelepah pisang dan membuang kuman yang melekat. Pelepah pisang kini mampu menghasilkan pendapatan lebih dari biasanya. Dengan menjadikannya sebagai property dalam pembuatan lukisan, selain mendapatkan hasil yang menarik juga dalam proses jual beli, lukisan pelepah pisang mendapatkan harga cukup tinggi.

Pelepah Pisang Untuk Peredam Suara

Dewasa ini banyak perumahan dengan sistem cluster. Repotnya kalau sebuah rumah memiliki perangkat Home Theater berarti akan mengganggu tetangga lainnya. Sebagai solusi, mengapa tidak coba meredam suaranya dengan pelepah daun pisang?

Ide ini ditemukan oleh Maharani Dian Permanasari, mahasiswa pascasarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Menurutnya, saat ini kemampuan meredam suara dari pelepah pisang belum meliputi seluruh frekuensi suara. Suara frekuensi rendah 125 hertz bisa meredam hingga 51 persen, tetapi pada frekuensi 160 hertz tidak sampai meredam 21 persen. Pada frekuensi tinggi, 2.000 hertz bisa meredam sampai 55 persen, tapi pada 1.600 hertz hanya 40 persen.

”Jika anyaman pelepah pisang dipasang di rumah sebagai peredam suara ruang home theater, tentu harganya lebih terjangkau ketimbang peredam suara impor,” kata wanita yang kini menjadi dosen di Universitas Surabaya.

Menurut Maharani, dia menggunakan lapisan ketiga dan keempat atau di tengah pokok pohon pisang. Alasannya, lapisan pertama dan kedua terlalu rapuh karena kering, sementara lapisan kelima dan keenam sulit dibentuk karena terlalu banyak kandungan airnya. Pelepah pisang memiliki karakter berpori, berongga serta berserat sehingga tampil unik.

Setelah menjajal berbagai jenis pisang, pilihan jatuh pada pisang kepok. Sebelumnya, Maharani sudah mencoba pelepah pisang susu (Musa sativa L), pisang raja (Musa paradisiaca) maupun pisang batu (Musa balbisiana Colla), tetapi daya redam suaranya tidak ada yang bisa mengalahkan pelepah pisang kepok.

”Sewaktu diuji di Puslitbangkim, peneliti di sana sempat heran karena yang biasa diuji akustik adalah bahan seperti gipsum atau kayu,” ujarnya.

Hak cipta dari desain pelepah pisang sebagai bahan akustik itu sudah didaftarkan Maharani ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Di sela tugasnya sebagai dosen, Maharani terus meneliti mengenai aplikasi pelepah pisang kepok untuk dipakai secara massal hingga kemungkinan dijual secara komersial. Dengan penelitian ini, Maharani berharap agar produksi pisang di Indonesia makin didorong karena tidak hanya buahnya yang dipanen, tetapi juga batang pohon pisang ikut memberikan nilai ekonomis kepada petaninya.

Nah, itulah penjelasan tentang bagaimana buah pisang, daun bahkan pelepahnya sangat berguna. Dan canggihnya lagi, pelepah pisang tersebut bisa digunakan untuk meredamkan suara. Sungguh luar biasa bukan?