Bir Rasa Ayam Goreng, Ada Yang Tertarik Mencobanya?

Siapa tak kenal minuman beralkohol yang sering disebut bir, minuman ini juga sangat disukai banyak orang meskipun gak semuanya ya. Ngomongin soal bir, di artikel kali ini yang akan kita bahas adalah bir yang memiliki rasa seperti ayam goreng. Whatttt ayam goreng??? Serius atau bohong nih guys? Ya udah daripada penasaran, gimana kalau kita langsung aja simak artikel di bawah ini.

Proses Pembuatan Bir

Bir adalah segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati tanpa melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Bir merupakan minuman beralkohol yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan kemungkinan yang tertua.

Bir menjadi minuman terpopuler ketiga setelah teh dan kopi dan bir mulai dibuat sejak 5000 SM pada zaman Mesir Kuno dan Mesopotamia. Proses pembuatan bir disebut brewing karena bahan yang digunakan untuk membuat bir berbeda antara satu tempat dan lainnya, maka karakteristik bir (seperti rasa dan warna) juga sangat berbeda baik jenis maupun klasifikasinya.

Enzim dari bahan baku yang digunakan dalam pembuatan bir ini memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai proses, namun karena variasi alam, tingkat-tingkat enzim dapat bervariasi secara signifikan dalam bahan baku. Pada awalnya proses ini mungkin tidak digunakan untuk membuat bir, tetapi muncul pada persiapan dari makanan berbasis gandum di mana disimpan kemudian terinfeksi oleh mikroorganisme seperti ragi yang menghasilkan etanol (alkohol) dalam kondisi anaerobik.

Teknologi pembuatan bir saat ini masih membuat penggunaan berbagai jenis sumber pati seperti jagung (dari suku Inca), sorgum (Afrika) dan beras (Cina). Keasaman dihasilkan melalui bakteri asam laktat fermentasi dan alkohol melalui fermentasi ragi tersebut penting dalam mencegah pembusukan makanan oleh mikroorganisme patogen.

Salah satu keprihatinan utama dalam pembuatan bir adalah bagaimana untuk mengontrol rasa bir agar tetap stabil. Saat ini ada banyak metode untuk mengendalikan stabilitas koloid bir yang telah menyebabkan stabilitas koloid lebih dari satu tahun. Namun strategi mengendalikan stabilitas rasa masih langka. Salah satu ide di masa lalu adalah menerapkan enzim oksigen seperti oksidase glukosa ke dalam botol bir. Cara alternatif telah dikembangkan sejak dulu untuk membatasi oksigen dalam botol dengan meningkatkan teknologi kemasan.

Jenis-jenis bir

Mungkin sebagian orang hanya mengenal dua jenis bir, yakni bir hitam dan bir kuning keemasan. Tapi tahukah kamu ternyata bir memiliki beberapa jenis lho kalau dilihat dari proses pembuatan dan juga bahan yang digunakan. Nah buat kamu yang suka minum bir, berikut ini adalah jenis-jenis bir yang harus kamu tahu:

Stout

Inilah bir hitam yang dihasilkan dari bahan malted barley yang dipanggang sampai matang. Stout memiliki julukan bir hitam karena warnanya yang hitam pekat dan sesuai dengan warnanya yang hitam, bir ini memiliki rasa yang lumayan pahit dibanding jenis bir lainnya sehingga lebih disukai lelaki dan Stout pertama kali dibuat di Inggris.

Cider

Cider sangat terkenal berkat aroma dan rasa apelnya yang terasa manis. Cider memang terbuat dari sari buah apel yang difermentasikan dengan khamir dengan suhu temperatur yang rendah selama beberapa hari. Cider biasanya memiliki kadar alkohol yang sangat rendah, yakni sekitar 6-8%. Selain diminum begitu saja, cider juga banyak digunakan untuk memasak. Di Inggris, cider lebih umum dikenal sebagai minuman beralkohol.

Proses pembuatannya sendiri sama-sama menggunakan bahan utama buah apel. Apel dihaluskan dan di-pressing untuk menghasilkan ekstrak dari buah tersebut. Dan untuk proses fermentasinya, para pembuat cider di sana juga kerap menggunakan tambahan ragi untuk meningkatkan dan mempercepat fermentasi. Sari alaminya pun memungkinkan proses fermentasi gula yang terjadi secara otomatis di bawah kondisi alam yang normal.

Lager

Bir jenis ini difermentasi dengan ragi yang berada di bawah alias tidak mengambang. Lager harus dibuat pada temperatur yang rendah karena bir ini butuh proses fermentasi yang cukup lama dibanding bir lainnya, yakni sekitar beberapa minggu hingga beberapa bulan. Rasanya agak sedikit getir dan tapi tidak terlalu pahit. Lager pada umumnya berwarna keemasan, tetapi di daerah Eropa lager berwarna lebih gelap.

Jenis lager yang paling populer di seluruh dunia adalah Pale Lager yang memiliki kandungan alkohol yang sedikit, sangat berkarbonasi dan memiliki rasa yang sangat murni dan ringan. Pilsner adalah salah satu jenis Pale Lager yang paling terkenal.

Ale

Ale sangat hits pada era tahun 80-an dan banyak digilai para perempuan. Rasanya agak manis dengan aroma buah yang sangat kuat dan ale ini memiliki warna yang agak gelap dibandingkan dengan lager. Banyak ale mengandung hops yang membantu pengawetan bir dan menutupi rasa pahit rempah serta mengatur rasa manis malt.

Draught beer

Kamu suka melihat kedai minuman di film-film koboi Amerika yang menjual bir dalam tong-tong kayu besar? Jenis bir yang mereka jual tersebut adalah draught bir. Meski draught bir sekarang lebih banyak dijual dalam bentuk kaleng, namun rasanya masih tetap sama. Bir jenis ini memiliki warna yang agak kecokelatan seperti teh.

Barley beer

Barley merupakan bahan dasar yang paling sering digunakan dalam proses pembuatan beer karena memiliki kelebihan antara lain mudah dijadikan malt (barley yang sudah direndam menjadi kecambah setelah proses brewing). Bir yang satu ini sangat mudah dikenali karena banyak dijual di berbagai bar. Barley bir memiliki warna yang agak coklat kemerahan tapi tidak terlalu pekat. Rasanya agak sedikit pahit dengan rasa getir yang khas. Kadar alkohol yang dimiliki barley bir biasanya tidak terlalu tinggi, yakni sekitar 6-11%.

Flavour beer

Jenis bir yang satu ini kamu pasti sudah tahu karena flavour bir merupakan jenis bir yang paling banyak dijumpai di pasaran. Bir ini merupakan jenis bir yang sudah melalui proses pencampuran rasa yang didapat dari perasa alami seperti jus atau sari buahnya. Makanya tidak heran kalau peminat bir jenis ini kebanyakan adalah perempuan. Ringan dan cocok di segala suasana. Teman yang pas untuk flavour beer adalah sushi, calamari dan kentang goreng.

Bir Rasa Ayam Goreng

Salah satu produsen bir di Amerika Serikat ini membuat eksperimen dengan membuat bir rasa ayam goreng. Pada umumnya, bir terbuat dari bahan alkohol, tetapi bir buatan dua pabrik dari tempat pembuatan bir di Richmond, Virginia, Amerika Serikat membuat bir berbahan minuman yang mengandung ayam goreng. Wah gimana rasanya ya?

Dua perusahaan pabrik bir ini yakni The Veil Brewing Co dan Evil Twin Brewing yang membuat bir berkandung delapan persen ayam goreng. “Gagasan itu datang kepada kami setelah memakan sejumlah besar ayam goreng di berbagai tempat di kota Richmond yang indah,” kata mereka. Mereka melanjutkan bahwa bir ini sebenarnya tidak seperti ayam goreng sungguhan. Pihaknya juga mengaku hanya memasukkan sedikit ayam goreng di salah satu dari campuran dan kurang dari 0,4 persen dari total beratnya. Kedua perusahaan tersebut bersepakat memberi nama bir tersebut yaitu “Fried Fried Chicken Chicken Beer”.

Produk bir unik ini tidak terasa berat meskipun dikatakan dalam labelnya bahwa bir ini memiliki kandungan alkohol yang tinggi. Namun, ternyata ketika diminum, bir rasa ayam goreng ini akan memanjakan lidah konsumen dengan segala macam aroma enak seperti sitrus dan pinus. Bir tersebut tersedia dalam stok terbatas dan dalam kemasan kaleng sebesar 16 oz, satu paket bir kalengan dibanderol memiliki harga $18.50 atau sekitar tiga ratus ribu.

Manfaat Bir Untuk Kesehatan

Ya, seperti yang kita ketahui pada umumnya, banyak orang yang menganggap meminum bir tersebut adalah hal yang tidak baik. Namun siapa sangka ternyata bir juga memiliki manfaat untuk kesehatan, yap selama tidak meminumnya secara berlebihan pasti akan aman dan berikut inilah khasiatnya:

Mengurangi stres

Banyak orang yang meminum bir hanya untuk mencari ketenangan dari hal-hal yang mengganggu pikiran. Bir diyakini mampu membuat tubuh dan otak lebih relax ketika stres, meskipun tidak ada masalah yang akan selesai hanya dengan minum bir. Ya tetap harus diingat jangan terlalu berlebihan.

Meningkatkan kesehatan jantung

Pada tahun 2012, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi bir dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada tubuh. Para peneliti juga menyimpulkan, pada bir terdapat zat anti oksidan alami yang dikenal sebagai fenol. Fenol dan antioksidan inilah yang meningkatkan fungsi jantung. Konsumsi bir sesuai dengan kadar yang cukup mampu menjaga resiko terkena serangan jantung dengan lebih baik 42% daripada mengkonsumsi anggur.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Orang yang tidak minum bir akan tiga kali lebih mungkin untuk menderita flu, hal itu berdasarkan menurut hasil sebuah studi dari Unit Common Cold di Salisbury. Kenapa bisa begitu? Minum bir dalam kadar tertentu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi, demikian menurut sebuah studi dari Oregon Health dan Science University.

Para peneliti tidak tahu alasan dibalik kondisi lebih sedikit berisiko terhadap flu bagi orang yang minum bir. Namun, diduga ada manfaat antioksidan dalam gandum sebagai bahan dasar pembuat bir yang melindungi sel dari kerusakan. Selain itu, bir dikenal anti-mikroba berkat hop bunga pahit yang digunakan dalam pembuatan bir. Hal ini membantu peminum bir melawan penyakit dan juga mengembangkan sistem kekebalan tubuh yang baik.

Mencegah terserang Alzheimer

Para peneliti di China menemukan bahwa senyawa xanthohumol dalam bir dikenal memiliki manfaat antioksidan dan anti kanker yang dapat memperlambat perkembangan penyakit saraf degeneratif. Kandungan zat silikon dalam bir akan mencegah berbagai bentuk demensia dan gangguan kognitif termasuk Alzheimer. Isi silikon dalam bir ini diduga melindungi otak dari efek berbahaya dari tingginya zat aluminium dalam tubuh yang merupakan salah satu kemungkinan penyebab Alzheimer terjadi.

Bagus untuk tulang

Bir banyak mengandung silikon alami yang berfungsi untuk membangun kepadatan mineral tulang, 64% silikon dalam bir dapat diserap oleh tubuh, sedangkan hanya empat persen senyawa yang dapat diserap dari pisang yang mampu mengurangi terkena osteoporosis.

Mengobati diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang umum ditemui oleh lansia dan kandungan dalam bahan pembuat bir bisa menyembuhkan diabetes. Berdasarkan penelitian di Belgia, ditemukan senyawa yang disebut tetrahydro iso-asam alfa. Senyawa ini dapat mengurangi insulin dalam darah dan bir ini adalah obat untuk penyakit diabetes tipe dua.

Demikianlah kurang lebih penjelasan tentang bir serta jenis-jenisnya, eits dan satu lagi guys jangan lupain bir rasa ayam goreng yang udah dijelaskan di atas tersebut ya. Okey sampai sini dulu perjumpaan kita, semoga ketemu lagi di artikel berikutnya ya … bye..bye