Bingung Mau Liburan Kemana? Coba Kunjungi Aja “Kota Apel” Malang

Hai guys, musim liburan udah tiba nih. Ada rencana gak nih buat jalan-jalan entah ke mana gitu? Atau kamu masih bingung ya mau liburan ke mana? Hmmmm gimana kalau ke kota Malang aja, kayaknya seru juga. Kota yang terkenal dengan buah apelnya itu juga banyak tempat wisatanya lho. Daripada penasaran, yuk langsung aja kita simak sama-sama artikel di bawah ini.

Tentang Kota Malang

Malang adalah salah satu kabupaten dan kota di Jawa Timur yang terletak di dataran tinggi, berjarak 90 Km dari Kota Surabaya. Karena letaknya yang tinggi, kota ini memiliki udara yang sejuk dan nyaman untuk dikunjungi. Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan dikenal dengan julukan kota pelajar atau banyak juga yang menjuluki sebagai Kota Bunga. Tidak bisa dipungkiri karena lokasi alam yang dingin serta banyak lahan yang masih hijau, kota Malang pantas pula di juluki sebagai Kota Bunga. Disamping itu, beberapa obyek dengan tema agrowisata banyak dijumpai di Malang.

Tidak banyak yang tahu di mana titik nol kilometer Malang. Mungkin banyak yang mengira titik tersebut berada di Jalan Ijen yang dulunya merupakan perumahan elit dari Belanda atau bahkan diantaranya mengira jika titik nol tersebut berada di alun-alun bundar alias di sekitar kantor Balaikota.

Titik nol kilometer ini adalah sebuah penanda yang sudah ada sejak zaman Belanda. Titik nol ini menjelaskan lokasi awal dari kota itu. Di daerah lain, titik nol kerap dijadikan sebagai obyek wisata. Titik nol kota Malang terletak di alun-alun kota Malang, namun bukan berada di tengah alun-alun melainkan berada di lokasi yang tidak banyak diketahui di sebelah utaranya di seberang jalan. Patok titik nol tersebut tersembunyi di bawah jembatan penyeberangan di depan Kantor Pelayanan Pajak (KPP)Pratama Malang Selatan, Jalan Merdeka Utara 3, sebelah utara alun-alun Malang.

Julukan untuk kota Malang

Ada banyak julukan bagi Kota Malang yang membuat identitas kota dingin ini makin dikenal dunia. Akhir abad ke-18, Kota Malang dipilih meneer en mevrouw alias tuan dan nyonya Belanda menjadi tempat peristirahatan. Kota ini kemudian terus berkembang dan menjadi kota besar di Jawa Timur. Berikut ini adalah 7 julukan bagi kota Malang:

  • Malang Kota Dingin

Meski saat ini kota Malang gak dingin-dingin banget tapi cukuplah ya bikin orang luar kota Malang buat pakai jaket tiap malam. Lucunya kota Malang berubah menjadi sangat dingin saat musim mahasiswa baru yakni bulan Agustus-September. Dinginnya Malang dikarenakan kondisi wilayah kota Malang yang termasuk dataran tinggi dan dikelilingi beberapa gunung seperti gunung Arjuno, Semeru, Kawi dan Kelud.

  • Malang Kota Pendidikan

Kurang lebih ada sekitar 36 Universitas baik swasta maupun negeri yang ada di Kota Malang, jumlah yang lumayan banyak untuk menarik minat para pendatang yang berasal dari kota lain untuk melanjutkan pendidikannya di kota Malang. Jumlah universitasnya aja segitu belum jumlah Sd, Smp dan Sma. Pantes saja dapat julukan kota Pendidikan.

  • Malang Kota Bunga

Konon ceritanya julukan ini berasal dari cita-cita warga Malang yang ingin disetiap sudut kotanya dihiasi dengan bunga-bunga, maka dari itu munculah julukan Malang kota Bunga.

  • Bumi Arema

Sudah jelaslah pasti Bumi Arema, karena dari kota inilah muncul klub bola Arema yang terkenal dengan prestasi dan fans-fans fanatiknya. Selain itu atribut lambang singanya menjadi sangat ikonik dan seakan menjadi kesatuan dengan kota Malang. Tak ada Malang tanpa Ongis Nade.

  • Kota Wisata

Ada wisata alam mulai dari kebun teh, gunung dan pantai serta ada wisata buatan taman bermain sampai taman bunga, Ada wisata kuliner dari harga kaki lima sampai bintang lima, ada wisata sejarah mulai dari museum tentang militer sampai museum tentang transportasi. Jadi masih nanya alasan kenapa Malang dijuluki sebagai kota wisata? Hmmmm

  • Paris of East Java

Julukan ini dulunya berasal dari kompeni-kompeni Belanda yang sering menyebut kota Malang sebagai “Paris” nya Jawa Timur, hawa sejuk dan keindahan alamnya memikat banyak wisatawan baik asing maupun lokal untuk berkunjung ke Malang.

  • Ngalam Kipa

Ngalam Kipa atau yang berarti Malang Apik berasal dari bahasa “walikan” yang memang menjadi ciri khas yang dimiliki kota Malang. Sebutan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa Malang memang apik atau bagus di segala bidang.

Mengenal Kesenian Tradisional

Malang tak hanya terkenal sebagai Kota Pelajar atau yang sudah disebutkan di atas tadi, tetapi juga karena kesenian tradisionalnya yang sudah terkenal hingga mancanegara. Lalu apa saja kesenian tradisionalnya? Simak di bawah sini:

  • Batik Malang

Batik adalah salah satu bentuk ekspresi kedaerahan yang melambangkan identitas dan kewibawaan Kota Malang. Batik di daerah Malang memiliki banyak karakter tergantung pada dari mana batik itu berasal. Salah satu batik Malang yang telah digunakan dalam upacara adat sejak sebelum tahun 1900-an adalah batik bermotif Sido Mukti Malang. Batik Sido Mukti Malang memiliki motif kotak putih di bagian tengah yang disebut Modhang Koro. Adapun motif batik lainnya antara lain: Sawat Kembang Pring (motif bambu Jawa sakbarong), Dele Kecer (hijau-merah), Kembang Kopi (gambar kopi dibelah dua berwarna hitam) dan lainnya.

  • Topeng Malang

Banyak orang yang telah mengenal topeng Malang sebagai perwakilan budaya Kota Malang. Topeng Malang merupakan penutup wajah yang digunakan dalam pertunjukan wayang topeng yang memberikan makna jasmani atau badan yang tampak. Selain itu, topeng Malang juga digunakan dalam pagelaran Tari Topeng. Wayang Topeng Malang memiliki ciri khas dalam hal kesenirupaan, tata busana, iringan musik gamelan dan ragam cerita yang dimainkan.

  • Ludruk Malang

Ludruk Malang terlahir dari perjuangan masyarakat selama masa penjajahan. Oleh karena itu, lakon, cerita maupun latar belakang tempat dan waktu selalu merujuk pada kehidupan sehari-hari saat masa perjuangan. Kesenian ludruk mulai tumbuh di Malang sejak tahun 1930, saat kelompok ludruk pertama bernama ludruk “Ojo Dumeh” dibentuk oleh Abdul Madjid.

Setelah itu ludruk-ludruk lain mulai bermunculan di Kota Malang. Namun saat ini, hanya tersisa sedikit saja kelompok ludruk yang masih aktif di kota Malang. Hal ini dikarenakan banyaknya pemain ludruk yang beralih profesi, tempat pementasan yang minim serta kurangnya perhatian dari banyak pihak untuk melestarikan budaya ludruk ini. Tetapi jangan khawatir, kesenian ludruk Malangan ini masih bisa disaksikan di Festival Malang.

  • Topeng Monyet

Atraksi wisata topeng monyet tentu sering kamu jumpai di berbagai daerah. Namun, atraksi topeng monyet yang selalu digelar pada hari Minggu dan hari libur pagi sampai siang hari ini sangat sederhana dan hanya bisa ditemui di Kota Malang. Peralatan yang digunakan hanya sebuah genderang kecil untuk mengiringi setiap atraksi yang ditampilkan monyet dan para penonton juga tidak ditarik bayaran.

Tempat Wisata Di Kota Malang

Malang berada di daerah pegunungan sehingga membuat udaranya relatif sejuk dan menjadikannya salah satu tempat tujuan wisata terfavorit di Jawa Timur. Dikelilingi oleh empat barisan pegunungan, Malang merupakan tempat ideal untuk ngadem dan bersantai, menjauhkan diri sejenak dari panas teriknya dan keramaian Kota. Berikut ini adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berada di Malang:

  • Pantai Batu Bengkung Malang

Lokasinya berada tepat kurang lebih 57 km dari kota Malang ke arah selatan, yaitu di desa Gajahrejo kecamatan Gedangan. Untuk menuju pantai batu bekung dibutuhkan sedikit perjuangan yang cukup menantang kekuatan fisik kamu, perjalanan relatif cukup jauh namun itu semua tidak akan sebanding jika dibandingkan dengan pemandangan surga pantai yang cukup indah. Kamu akan melihat pantai berpasir putih bersih serta ukiran batu karang yang menawan mengelilingi pantai. Pantai ini sudah cukup terkenal dan sudah banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

  • Jatim Park I

Jawa Timur Park I atau yang lebih dikenal dengan Jatim Park I ini merupakan tempat wisata di Malang yang menjadi favorit banyak pengunjung lokal dan luar kota. Dengan konsep taman rekreasi dan edukasi, Jatim Park I menawarkan puluhan wahana yang siap menghibur kamu dan keluarga. Yang menjadi ciri khas dari tempat wisata ini tentu saja kolam renang dengan latar relief wajah Ken Arok. Kolam renang ini bisa digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak sesuai dengan kedalaman yang telah disesuaikan. Selain itu, kolam renang ini juga dilengkapi dengan bermacam papan seluncur air. Untuk wahana edukasi, ada Science Stadium yang merupakan laboratorium outdoor dan indoor yang berisi informasi dan peragaan mulai dari fisika, biologi, kimia sampai matematika.

  • Jatim Park II

Jika Jatim Park I menawarkan tempat wisata terpadu untuk rekreasi dan edukasi, Jatim Park II memiliki konsep wisata alam. Jatim Park II yang berada di Jalan Oro-oro Ombo, Batu ini menawarkan dua zona wisata utama yaitu Museum Satwa dan Batu Secret Zoo.

Di Museum Satwa, kamu bisa melihat binatang dari berbagai benua yang diawetkan dan diletakkan di lokasi yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Kamu tak perlu khawatir, binatang-binatang yang diawetkan ini bukanlah hasil buruan namun binatang yang sudah mati secara alami dan kemudian diawetkan.

Puas melihat binatang yang telah diawetkan, saatnya melihat binatang yang masih hidup di Batu Secret Zoo. Kebun binatang ini adalah satu-satunya kebun binatang berkonsep modern di Indonesia. Ada banyak tempat yang bisa kamu jelajahi mulai dari akuarium, Tiger Land, kolam kuda nil sampai padang rumput. Ada juga sungai arus buatan yang bisa kamu arungi dengan perahu yang telah disediakan.

  • Alun- Alun Kota Malang

Tempat kongkow/nongkrong gratis dilengkapi aneka jajanan kuliner yang tersedia di sekitar lokasi, selalu ramai setiap saat terdapat banyak sekali wisatawan yang berkunjung untuk menghabiskan waktu bersama teman, kekasih dan keluarga tercinta di sini. Setiap hari minggu alun-alun kota Malang menjadi tempat olahraga dan berbelanja pernak pernik masyarakat sekitarnya. Terdapat hiasan taman yang di desain menyerupai taman yang ada di Belanda ini memiliki puluhan burung merpati yang berterbangan bebas, kamu juga bisa memberi makan burung tersebut seperti di negara Eropa.

  • Wisata Petik Apel Malang

Kota Malang merupakan destinasi wisata super komplit dan akan membuat super betah untuk tetap tinggal. Perkebunan apel merupakan salah satu andalan dan ciri khas Malang. Tidak sah rasanya jika kamu berwisata tanpa membawa buah apel dari kota Malang.

  • Coban Rais

Salah satu hal terkeren yang bisa dilakukan di Malang adalah mengayuh sepeda di udara sembari mengagumi keindahan panorama bukit yang menawan sekitar air terjun Coban Rais. Terletak sekitar 16 km dari Malang, Coban Rais merupakan air terjun setinggi 20 meter yang mengalir melalui perbukitan hijau yang dipenuhi semak belukar. Tak hanya pemandangannya yang menyenangkan mata ini, tetapi juga gerbang masuk menuju air terjun yang tidak boleh dilewatkan terutama bagi para penggemar foto.

Kayuhlah sepeda di udara atau berpose di gardu pandang kayu berbentuk hati yang menghadap ke arah nelantara dan berfotolah sebanyak mungkin. Di sini juga terdapat sebuah kebun bunga yang letaknya hanya beberapa kilometer. Kunjungilah tempat ini saat hari sedang cerah, karena jalan menuju air terjun bisa menjadi gelap dan berlumpur jika hari sedang hujan. Medannya memang sedikit menantang, tetapi pemandangan indah di sekitarnya akan membuat kamu tak letih melangkah. Tidak ada penjaja makanan di sini, jadi jangan lupa untuk membawa bekal makanan kamu masing-masing ya.

  • Eco Green Park

Sebuah tempat wisata yang sangat multifungsi, karena dengan berkunjung di sini anak-anak beserta orang tua bisa belajar bersama dengan melakukan wisata edukasi eco green park malang. Ada juga hiburan pertunjukan seperti Rangkong dan eagle show, fire dance dan bird show. Eco Green Park sendiri berada bersebelahan dengan lokasi wisata Jatimpark 2, Batu Malang. Ada beberapa wahana unggulan yang ada di sini seperti rumah terbalik, jungle adventure, koleksi binatang yang unik dan semua hal menarik lainnya.

  • Museum Angkut

Siapa bilang museum adalah tempat yang membosankan? Di Museum Angkut, kamu bisa mendapat informasi mengenai sejarah dan perkembangan transportasi di dunia dengan cara yang menyenangkan. Di tempat wisata ini, ada banyak koleksi jenis transportasi mulai dari sepeda onthel, delman, mobil listrik sampai mobil balap F1.

Museum ini sangat unik sekali dan kami yakin kamu tidak akan menemukan destinasi seperti ini di belahan Indonesia lainnya. Tidak hanya mobil-mobil tua dari berbagai benua seperti Eropa, Amerika dan Asia saja yang diparkir namun juga koleksi motor-motor antik dari berbagai jaman nenek moyang kamu pun juga ada. Estimasi biaya yang di perlukan untuk membeli tiket sekitar 75.000- 100.000 rupiah.

  • Kampung Warna Warni

Kampung Jodipan, sebuah area kumuh yang kusam namun kini telah menjelma menjadi sebuah lokasi wisata yang menarik. Berawal dari ide sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang ingin mengubah wajah kumuh tersebut melalui lukisan murah dan mewarnai tembok-tembok luar rumah warga di sana. Sekarang, hampir setiap bagian dari Kampung Jodipan menjadi tempat yang sempurna bagi para fotografer dan pecinta selfie.

  • Tujuh Air Terjun Sumber Pitu Malang

Destinasi yang satu ini merupakan salah satu lokasi yang masih jarang sekali diketahui wisatawan jadi masih sedikit pengunjungnya namun memiliki pemandangan yang indah sekali, namanya sumber pitu atau dalam bahasa Inggrisnya seven source dan dalam bahasa Indonesia tujuh sumber. Terletak di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Timur. Menurut beberapa masyarakat setempat, terdapat 7 sumber yang berdekatan yang terletak di tebing sehingga memuncratkan air dan jadilah air terjun sumber pitu sekarang.

Masih banyak yang percaya bahwa air terjun ini memiliki nilai magis bisa di bilang kepercayaan masyarakat tradisional sehingga jangan heran jika masih ada orang yang sengaja datang melakukan ritual dan membawa air dari air terjun tersebut karena dianggap sebagai air suci. Namun meskipun masih memiliki nilai magis nan mistis air terjun ini cukup menawan jika di jadikan destinasi tujuan kamu.

  • Batu Night Spectacular (BNS) Malang

Keindahan malang di malam hari sudah tidak diragukan lagi, jika kamu melihat dari atas gunung atau bukit kamu bisa melihat gemerlap cahaya lampu yang sangat-sangat indah, namun tahukah kamu kalau ternyata di malam hari juga ada tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi? Ya BNS atau biasa disebut dengan batu night spectacular yang merupakan salah satu tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan di malam hari. Kamu akan melihat banyak sekali hiasan lampion berwarna warni memanjakan mata pemandangan. BNS sendiri memiliki jam operasional pukul 15.00 – tengah malam. Cocok sekali untuk kamu yang mencari hiburan permainan di malam hari.

  • Pemandian Air Panas Cangar

Setelah selesai berwisata ke berbagai tujuan wisata kini saatnya kamu untuk merilekskan tubuh dengan mandi di pemandian air panas cangar untuk melepas lelah, penat, dan bau kecut keringat beraktifitas seharian penuh. Mandi dengan air panas mempunyai banyak sekali manfaat, selain membuat rileks otot-otot di sekujur tubuh yang tegang, juga berfungsi untuk menyembuhkan penyakit kulit. Tiket masuk ke pemandian terbilang sangat murah yaitu sekitar 5000-10.000 rupiah aja.

Demikianlah kurang lebih penjelasan di atas tersebut tentang kota Malang. Gimana? Banyak kan tempat wisatanya? Nah kamu tinggal milih tuh mau ke mana ketika berada di Malang, kamu tinggal atur jadwal liburan kamu. Oke sampai di sini dulu ya pembahasan kita kali ini, sampai ketemu lagi ya………