Penjelasan Lebih Dalam Mengenai Memory Card

Memory card atau kartu memori bukanlah hal yang asing lagi di zaman sekarang ini bahkan penggunaannya pun sangat dibutuhkan. Gimana tidak? Ya tahu sendirilah ya orang-orang zaman now, suka selfie-selfie atau buat video dan lain-lain lah pokoknya. Hal itu tentunya akan berpengaruh pada penyimpanan yang ada di handphone. Nah di artikel kali ini kita akan membahas tentang memory card yang sangat berguna tersebut. Yuk, kita simak sama-sama artikel di bawah ini.

Pengertian Dari Memory Card

MEMORY CARD adalah sebuah alat penyimpan data digital seperti gambar digital, berkas digital, suara digital dan video digital. Kalau kamu pengguna kamera digital atau smartphone, pasti sudah kenal sekali dengan memory card. Ukuran dari kartu memori ini bermacam-macam mulai dari 128 MB, 512 MB, 1 GB dan seterusnya bahkan sampai ada Memory Card dengan kapasitas 32 GB atau lebih. Untuk membaca data digital yang disimpan di dalam kartu memori ke dalam komputer, diperlukan perangkat pembaca kartu memori (card reader).

CARD READER biasanya dihubungkan ke komputer dengan kabel USB. USB berfungsi untuk mengakses data pada kartu memori. Pada awalnya pembaca kartu memori dirancang hanya untuk membaca satu jenis kartu memori saja, seiring majunya teknologi, kini banyak card reader yang dapat membaca berbagai jenis kartu memori.

Alat ini sering disebut dengan Multicard reader. Fungsi Card Reader adalah alat perantara untuk membaca kartu memori, yaitu handphone/Camera Digital/PDA. Tetapi sebelumnya memori harus dilepaskan terlebih dulu kemudian dimasukkan ke dalam slot / multi slot lubang Card Reader.

Jenis-jenis memory card

Memory card yang sering kalian gunakan untuk di handphone ini juga memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Dan berikut ini adalah beberapa jenis-jenis dari memory

  • Memory Stick

Memory stick merupakan memory card yang diperkenalkan oleh sony dan dipatenkan untuk alat-alat
elektronik keluarnya. Hampir semua kamera buatan sony menggunakan memory stick sebagai media penyimpanan.

-memory stick pro dan duo: merupakan generasi kedua memory stick dengan kecepatan dan kapasitas penyimpanan yang meningkat.

-memori stick microM2: memory stick micro M2 menawarkan penyimpanan data yang lebih besar dan saat ini telah mencapai ukuran 8GB.

  • Multimedia Card (MMC)

Multimedia Card (MMC) adalah kartu memori Standar yang bentuknya lebih besar dari memory stick dan dapat dipergunakan pada Slot SD-Card. RS-MMC ( Reduced Size Multimedia card ) merupakan MMC generasi selanjutnya dengan ukuran lebih kecil dan dapat digunakan pada slot MMC maupun SD Card dengan menggunakan sebuah adapter.

  • Secure Digital

Bentuk SD card seukuran dengan MMC dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Banyak digunakan mulai dari handphone, kamera dan computer. SD card mempunyai swict yang berfungsi agar SD card menjadi write protected. Saat ini kartu memori yang paling banyak digunakan adalah kartu memori dari jenis SD yang terdiri dari memori SD card, MiniSD dan MicroSD.

SD sendiri adalah singkatan dari Secure Digital yang merupakan memory Card flash ultra kecil yang dirancang untuk menyediakan memori berkapasitas tinggi dalam ukuran yang kecil. Kartu memori SD sendiri bisa dikategorikan berdasarkan dua kriteria, yaitu ukurannya dan kapasitasnya.

Berdasarkan urutan bahwa kartu memori yang paling besar ukurannya mulai dari SD Card yang dibesut pada tahun 1999. Sedangkan MiniSD menempati posisi kedua sebagai kartu memori yang memiliki ukuran terbesar. Mini SD diciptakan pada tahun 2003 dan lebih sering ditemukan pada ponsel. Sedangkan yang paling tipis dan ringan adalah MicroSD. MicroSD sendiri dikembangkan pada tahun 2005.

  • Compact Flash Card (CF Card)

Compact Flash Card (CF Card) merupakan kartu memori yang paling banyak digunakan pada kamera digital. Memiliki kecepatan transfer data yang paling cepat karena memori ini memiliki chip controller. Selain dapat menyimpan file multimedia juga dapat menyimpan file data lainnya seperti text dan sebagainya. Ada 2 ukuran dari CF Memory ini, yaitu Compact Flash tipe I dan Compact Flash tipe II. CF II lebih tebal (kira-kira 5mm) dari CF I (kira-kira 3,3mm) dan mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar pula.

  • Smart Media Card

Bentuknya seukuran Flash Card dan dapat menyimpan berbagai bentuk file multimedia.

 Cara Mengatasi Ketika Kartu Memori Tidak Terbaca

Tidak selamanya kartu memori akan baik-baik saja, terkadang data-data di dalam memori tersebut hilang atau pun tak terbaca secara tiba-tiba. Memori yang tidak terbaca pastinya akan menyulitkan kita memindahkan data-data yang ada di dalam memori tersebut. Nah untuk mengatasi masalah memory card yang tidak terbaca tersebut, ikuti empat cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki memori tersebut seperti di bawah ini:

  • Membersihkan kartu memori

Pertolongan pertama untuk mengatasi masalah memory card atau kartu memori tidak terdeteksi adalah dengan mengeluarkan kartu memori dari gadget. Pastikan kamu sudah mematikan gadget terlebih dahulu. Bersihkan lempengan tembaga (berwarna kuning keemasan) dengan penghapus pensil (yang warna putih) lalu gosok perlahan hingga bersih. Jika yakin sudah bersih, masukan kembali kartu memori ke dalam slot memori lalu periksa apakah sudah terbaca atau belum.

  • Scan dengan Antivirus

Langkah selanjutnya adalah mengecek kartu memori lewat komputer dan kamu bisa sambil melakukan scanning virus yang kemungkinan ada di kartu memori kamu dengan cara menggunakan antivirus. Bisa saja, tidak terbacanya kartu memori kamu karena ulah beberapa jenis virus Android paling berbahaya yang menyerang kartu memori yang memblokir akses kartu untuk bisa dibaca di handphone.

Cara melakukan scanning virus pada kartu memori ini bisa menggunakan berbagai jenis antivirus yang terinstal pada komputer kamu mulai dari Avira, Smadav, AVG dan lainnya. Jika setelah proses scanning selesai, ternyata kartu memori kamu benar-benar terserang virus, segera bersihkan virus tersebut. Baru kemudian pasangkan kembali kartu memori ke handphone.

  • Format dari Android

Cara ketiga yang bisa dilakukan untuk membuat kartu memori kembali terdeteksi adalah dengan memformatnya dari perangkat Android. Caranya, masuk ke menu Setting kemudian pilih opsi Storage. Di dalam menu tersebut, terdapat pilihan Erase SD card. Dengan menghapus SD card, kamu bisa membuat memorinya bersih seperti baru dan memori pun bisa dibaca kembali.

  • Cek Error dari PC

Kamu juga bisa mengecek error yang terjadi pada memori card melalui personal computer (PC). Caranya hubungkan Android ke laptop atau PC dengan kabel data. Kemudian pastikan Android kamu terhubung dalam mode Mass Storage (MSC), bukan Media Transfer Mode (MTP).

Selanjutnya buka Windows Explorer, klik kanan pada Drive kartu memori, pilih Properties kemudian Tools, kemudian Error Checking. Selanjutnya tunggu hingga semua proses selesai. Kemudian, Eject kartu memori, lalu cek apakah sudah terbaca atau belum.

Format dari PC

Jika kartu memori (MicroSD) terbaca dan terlihat baik-baik saja di komputer namun tetap tidak terbaca di Android. Coba gunakan cara ini:

  • Buat folder baru di HardDisk, beri nama sembarang asal kamu ingat kalau folder baru ini akan menjadi tempat penyimpanan sementara alias backup isi kartu memori yang rusak tadi.
  • Copy seluruh isi kartu memori lalu Paste ke dalam folder yang sudah dibuat tadi.
  • Jika sudah yakin tersalin semua, format kartu memori tersebut.
  • Lalu kembalikan semua data-data yang ada di folder ke dalam memori yang sudah diformat tadi.
  • Sekarang cek lagi, masih gagal atau tidak.

Lalu Apa Penyebab Memori Tidak Terbaca?

Sebenarnya kerusakan kartu memory card secara fisik sangat jarang terjadi. Akan tetapi, akibat hal-hal di bawah ini dapat menyebabkannya rusak. Apa saja penyebabnya? ;ihat di bawah ini:

  • Terkena minyak atau kotoran

Pastikan tangan kamu bersih dari kotoran atau minyak ketika memegang kartu memory. Kotoran akan membuatnya tidak bisa terhubung dengan baik dengan pembaca di HP atau card reader.

  • Virus

Beberapa virus bisa membuat kartu memori kamu lumpuh, meskipun trend untuk virus-virus baru tidak lagi seperti itu. Virus-virus zaman sekarang bekerja lebih kejam, mereka tidak lagi menhancurkan tetapi mencuri dan justru berupaya supaya HP kamu bisa bekerja maksimal, supaya aksi pencurian mereka bisa terus berlangsung. Pastikan laptop atau HP dari mana kamu mengambil file aman dari virus. Juga ketika kamu download file dari internet, pastikan kamu hanya download dari situs-situs yang aman. Utamakan ketika kamu download file apk aplikasi atau game.

  • Memori card terkunci

Kendala lain yang mengakibatkan memory card tak terbaca dikarenakan kamu lupa password yang telah dimasukkan sehingga menyebabkan memory card terkunci. Untuk mengatasinya, masuk ke C:systemMMCstore.ini baca mmcstore ini dengan notepad atau menggunakan aplikasi MMCpwd.sls.

  • Bekerja terlalu keras dalam waktu lama

Kalau HP kamu masih menggunakan aplikasi standar, bukan yang sudah di tweak sampai maksimal, masih amanlah dari kerusakan karena penyebab ini. Tapi kalau kamu sudah melakukan tweaking berat seperti mengubah setting penyimpanan video, hasilnya memang luar biasa seperti yang digunakan pada Xperia Ray dengan menggunakan modding camera dari mastah Rizal, merekam video 18 menit saja file hasilnya bisa sampai 580 MB. Membuat kartu memory bekerja ekstra keras ketika menyimpan karena aliran data yang sangat besar dalam waktu yang singkat.

  • System error

Alasan memory card tak terbaca ponsel bisa disebabkan oleh memory card mengalami kerusakan atau system error. Hal ini biasanya terjadi pada memory card yang kurang berkualitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu hanya perlu mengambil memory card dari ponsel, lalu gunakan card reader untuk melakukan langkah praktis. Pertama, setelah card reader terkoneksi dengan komputer, copy data-data yang diperlukan dalam komputer. Setelah itu, format memori card dan kemudian pasca-format, kamu dapat mengisi kembali data yang tersimpan via komputer.

  • Sering dipindah-pindah

Sebenarnya ini sungguh tidak perlu dilakukan kecuali kamu berganti HP. Kalau hanya untuk mengcopy file, ada banyak pilihan cara memindahkan file antar HP dengan aman, melalui koneksi Bluetooth atau WiFi atau kabel data jika ke laptop. Kartu memori yang sering di pindah-pindah akan lebih rentan terhadap penyakit, karena harus sering menyesuaikan diri dengan tempat dan sistem operasi baru.

  • Magnet

Inilah musuh utama segala jenis media penyimpanan berbasis magnet. Data di kartu memori ditulis dan dibaca menggunakan magnet, tentu tidak sesederhana itu penjelasannya. Mulai dari sejak zaman kaset dengan pita dahulu, magnet bisa merusak susunan data yang tersimpan sampai acak kacau balau. Maka tipsnya cuman satu, hindarkan HP atau kartu memori dari sumber magnet atau medan magnet seperti speaker, pesawat TV berlayar CRT, kumparan motor listrik dan sebagainya.

  • Ponsel sudah error

Permasalahan pada ponsel biasanya juga turut berpengaruh pada memory card yang tak terbaca. Hal ini biasanya disebabkan oleh sistem ponsel ke bagian koneksi memori tidak berjalan normal. Untuk mengatasi kondisi tersebut, kamu dapat melakukan pengecekan arus listrik dengan peralatan multi tester digital dan mengecek arus volt.

  • Salah cara memindahkan

Meskipun kamu dalam keadaan terburu-buru, cobalah untuk bersabar ketika terpaksa mencabut kartu memori dari HP dan memindahkannya ke card reader atau HP lain. Matikan HP terlebih dahulu, tunggu 10-20 detik, baru cabut kartu memori kamu.

Tips menjaga kartu memori agar tetap awet

Selain kamera, kartu memori adalah salah satu bagian penting saat melakukan pemotretan. Oleh karena itu tentunya, diperlukan ‘perlakuan’ yang baik pada memory card agar kartu tetap awet dan tidak berpotensi menghilangkan data di dalamnya.

Mungkin dari kalian yang baru saja membeli memory card namun baru dua bulan digunakan memory card sudah bermasalah alias error dan ketika dimasukkan pada komputer atau laptop, memory tersebut tidak dapat terdeteksi. Maka dari itu, kita patut menjaga dan merawat memory card agar tetap awet untuk digunakan karena mengingat banyaknya fungsi yang dimiliki oleh memory card itu sendiri. Berikut ini adalah cara menjaga dan merawat kartu memori agar tetap awet:

  • Memori yang berkualitas

Gunakan memory card dengan kualitas yang sudah terbukti bagusnya dan keawetannya. Sebelum membeli memory card carilah informasi mengenai Tips Memilih Memory Card yang Bagus untuk Android, agar kalian tidak salah memilih sebelum membeli. Namun kalian tidak perlu takut jika ada memory card yang dijual dengan harga yang mahal, dengan mahalnya harga maka kualitas dari memory card tersebut tentu bagus.

  • Pindahkan kartu dengan aman

Setelah mengupload foto ke kamera dari kartu, pastikan mengikuti proses yang aman sebelum mencabutnya dari card reader. Bagi pengguna Windows, gunakan opsi safely remove hardware’ atau ‘eject’ bagi penggguna OSX.

  • Waspada menyambungkan MicroSD ke Laptop/PC

Tips yang ketiga adalah kamu harus hati-hati menyambungkan memori card dengan komputer atau laptop yang tidak dilindungi dengan antivirus. Sebaiknya jika kamu pergi ke warnet atau ingin melakukan print, lebih baik mengirim data via bluetooth ataupun email. Dengan cara ini micro sd kamu akan lebih awet dan terhindar dari virus.

  • Pilih card reader yang baik

Jika ingin mmindahdan data dari handphone ke komputer gunakanlah Card Reader yang juga berkulitas baik, Card reader ini dapat kamu beli di toko-toko handphone atau elektronik lainnya. Card reader berfungsi sebagai alat pembantu dari memory card saat melakukan transfer data. Masukkan memory card pada card reader dan kemudian masukkan card reader pada komputer atau laptop yang akan digunakan untuk memindahkan data.

  • Perhatikan lampu indikator

Perhatikan lampu yang ada di kamera terutama setelah memakai mode burst atau continuous shooting. Ketika mengambil banyak gambar, kamera membutuhkan waktu untuk menuliskan data ke dalam memory card.

Jangan matikan kamera saat piranti kamu melakukan buffering image karena ini bisa mengakibatkan foto hilang. Hal ini juga berlaku saat mentransfer image melalui reader. Jangan mematikan komputer atau memindahkan kartu saat lampu di reader masih menyala.

Apakah Penjualan Memory Card Untuk Smartphone Akan Terus Meningkat?

Disadari atau tidak, penggunaan dan kepopuleran SD card atau kartu memori mulai menurun. Pasalnya karena datangnya smartphone dengan kapasitas internal yang berukuran besar. Nah kalau sudah memiliki smartphone dengan kapasitas penyimpanan yang lebih dari cukup, maka untuk apa lagi orang-orang menggunakan kartu memori? Benar gak?

Hal tersebutlah yang menjadi masalah, hal ini dikomandoi oleh smartphone keluaran Android Google yaitu Nexus One, di mana mereka meninggalkan slot MicroSD. Kita akan melihat perpisahan antara SD Card dan ponsel. Tidak hanya sampai situ saja drama perpisahan ini akan berhenti.

Google sebagai pencipta Android selain menghilangkan slot MicroSD, juga menghapus support Apps2SD pada Android Jelly Bean yang akan menghentikan aktifitas pengguna dari meng-install aplikasi ke memori penyimpanan eksternal.

Alasan apakah yang bisa diberikan dengan melihat kejadian seperti itu? Memang, kartu penyimpanan populer seperti MicroSD memberikan beberapa masalah yang cukup signifikan. Misalnya, masalah keamanan dalam hal berbagi SD Card, di mana bisa membuat kegagalan fungsi jika sering dipindah dari satu device ke device lainnya. Itu adalah salah satu contohnya.

Akan tetapi, menurunnya penggunaan kartu memori mungkin hanyalah kabar burung. Memori card belum akan luntur kepopularitasannya. Kenapa? Karena perkembangan teknologi smartphone sekarang adalah jawabannya. Sebagai contoh resolusi layar yang tinggi dan semakin meningkatnya resolusi kamera adalah beberapa yang menyebabkannya.

Dengan berkembangnya resolusi layar, mengharuskan pengguna menyimpan semua video dalam format kualitas tinggi agar dapat memaksimalkan penggunaan layar yang juga berkualitas tinggi. Kamera yang beresolusi hingga berpixel-pixel akan membuat ukuran sebuah foto menjadi meningkat. Dampaknya, kita membutuhkan kapasitas penyimpanan yang sangat besar pada smartphone hingga kapasitas penyimpanan internal tidak sanggup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Ya begitulah kurang lebih penjelasan di atas untuk kamu mengerti dan semoga saja artikel ini bermanfaat untuk semuanya. Sampai ketemu lagi ya guys di artikel selanjutnya…