Telah Ditemukan 381 Spesies Terbaru Di Hutan Amazon

Tahukah kamu di mana hutan amazon berada? Ya, hutan tersebut berada Amerika Selatan. Hutan tersebut sangat terkenal dengan misteri yang ada di dalamnya. Dari sukunya, hewannya dan lainnya. Nah belakangan ini para peneliti juga menemukan spesies terbaru di hutan amazon. Yuk, kita simak sama-sama artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih jelasnya.

Penghuni Di Dalam Hutan Amazon

Hutan amazon merupakan hutan hujan yang berada di Amerika Selatan yang juga disebut Amazonia atau Amazon Basin. Hutan ini meliputi wilayah seluas tujuh juta kilometer persegi, walaupun hutannya sendiri seluas 5.5 juta kilometer persegi, terletak di sembilan negara yaitu Brasil dengan 60 persen hutan, Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname dan Guyana Perancis.

Nah, buat kamu yang penasaran dan ingin pergi ke hutan Amazon, sebaiknya berhati-hati deh. Kamu pasti belum tau kan apa yang ada di dalam hutan tersebut. Banyak beberapa hewan-hewan buas yang wajib kamu tahu sebelum pergi ke sana seperti di bawah ini:

Piranha Merah

Ikan ini terkenal sebagai hewan penyebar teror di sungai amazon, hal tersebut banyak menginspirasi film-film hollywood. Piranha merah ini sebenarnya hewan pemakan bangkai. Tapi, ikan buas ini juga bisa menyerang mangsa hidup.

Ukuran piraha merah kurang lebih 30 centimeter dan berkeliaran secara bergerombol. Seperti ikan piranha lainnya, piranha merah mempunyai gigi sangat tajam dan kuat, satu baris gigi pada masing-masing rahang atas dan bawah. Gigi-giginya ini saling tersambung maka sangat sempurna untuk merobek dan mencabik-cabik daging mangsanya.

Anaconda

Nah hewan yang satu ini sering kali kita dengar dan sering kita lihat di film-film hollywood. Anaconda adalah ular paling besar di dunia yang hidup di sungai amazon. Anaconda hijau jauh lebih berat, biasanya yang betina lebih besar daripada yang jantan. Beratnya dapat mencapai 250 kilogram, panjang hingga sembilan meter dan diameternya hingga 30 centimeter.

Buaya Hitam

Semua buaya di dunia memang berbahaya, di hutan amazon terdapat buaya yang berwarna hitam yang ukurannya mencapai 6 meter. Buaya hitam ini dapat dikatakan salah satu dari raja sungai amazon dan predator puncak di perairan Amazon. Hampir semua hewan dimakan dan dicabik dengan giginya. Termasuk juga memangsa piranha, monyet, rusa dan bahkan anaconda. Buaya hitam ini juga pun tak segan-segan menyerang manusia.

Suku Hutan Amazon

Di dalam hutan amazon juga di huni oleh beberapa suku dan salah satunya yaitu Huaorani, suku yang terisolasi di pedalaman hutan amazon. Mereka hidup tanpa pakaian, bergantung pada alam dan paling ditakuti di Amazon. Suku ini telah menempati hutan amazon seribu tahun silam. Mereka pun, tidak pernah keluar dari hutannya dan menolak datangnya orang-orang asing. Mereka mengisolasikan diri bahkan tidak memakai pakaian sama sekali.

Diduga suku ini sudah ada semenjak seribu tahun silam, suku ini mendiami wilayah pedalaman hutan amazon tepatnya di sungai Napo dan ke sungai Curaray. Suku ini menolak dipindahkan ke kota karena ingin tetap menjaga hutan yang sudah lama mereka diami. Mereka pun berani melawan dan berani berperang untuk tetap bertahan agar tidak di pindahkan.

Dalam sejarahnya, suku ini tidak pernah kalah dalam pertarungan. Mereka memiliki senjata andalan yaitu sumpit racun sepanjang 2 meter dan anak sumpitnya diberi racun curare. Jika manusia terkena sumpit beracun ini, dijamin detak jantungnya pun akan langsung berhenti.

Banyak Ditemukan Spesies Terbaru

Menurut World Wildlife Fund (WWF), telah ditemukan spesies terbaru sebanyak 381. Spesies terbaru tersebut terdiri dari flora dan fauna yang ditemukan setiap 2 hari sekali. Penemuan ini juga mendapatkan sorotan publik karena hutan amazon semakin terus berada di dalam ancaman dan kalau tidak ditangani, bahaya kepunahan dengan potensi dan konsekuensi yang cukup serius dapat terjadi. Spesies tersebut adalah meliputi 216 flora, 93 ikan, 32 amfibi, 20 mamalia (2 di antaranya sudah berupa fosil), 19 reptil dan 1 ekor burung.

Koordinator Program Amazon untuk WWF Brazil, Ricardo Mello menyebutkan bahwa:

“Sekarang kita hidup di tahun 2017, kita terus memverifikasi eksistensi spesies baru dan walaupun sumber daya tergolong langka, kami terus melihat varietas yang begitu besar dan keanekaragaman yang kaya. Hal ini merupakan sinyal bahwa kita masih memiliki banyak hal yang perlu dipelajari tentang Amazon.”

Mello juga menyatakan bahwa penemuan baru ini sewajarnya dapat mendesak para pembuat kebijakan, baik dari institusi swasta maupun umum untuk memikirkan soal konsekuensi yang disebabkan oleh proyek-proyek skala besar seperti pembangunan jalan dan bendungan hidroelektrik di Hutan Amazon.

Nah guys, udah cukup jelas belum uraian di atas? Sangat luar biasa setiap 2 hari sekali ditemukan spesies-spesies terbaru di hutan amazon, namun buat kamu para pendatang mohon berhati-hati dengan hewan buas dan suku-suku di sana ya guys. Sampai di sini dulu pembahasan kita ya, sampai ketemu lagi di artikel berikutnya…