‘Orda Cave’, Gua Bawah Air Terbesar Dan Terdalam Di Dunia

Hai guys, kali ini yang akan kita bahas adalah tentang gua. Hmm pernahkah kalian berpikir darimana sebenarnya gua terbentuk? Apa menurut kalian gua tercipta sendiri? Dan apa gua hanya ada di darat saja? Nah untuk mengetahui lebih dalam lagi bagaimana proses terbentuknya gua, silahkan simak artikel berikut ini.

Pengertian Gua

Gua merupakan suatu lorong atau lubang di tanah, di bebatuan atau di gunung yang terbentuk secara alamiah dan bisa dilalui oleh manusia. Sedangkan gua yang bisanya hanya dilewati oleh hewan disebut “Gua Mikro”. Ada juga gua buatan manusia yang biasa digunakan untuk tempat perlindungan perang dari musuh.

Sebenarnya bentukan-bentukan gua yang dibuat manusia tidak dapat dikelompokan sebagai gua, tapi lebih tepat sebagai suatu terowongan. Gua yang terjadi secara alamiah bisa dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan letak dan pembentuknya seperti di bawah ini:

  • Gua pasir, gua batu halit dan gua es: Bentuk gua yang sangat jarang dijumpai di dunia, karena hanya meliputi 5% dari seluruh jumlah gua di dunia.
  • Gua lava: Terbentuk akibat pergeseran permukaan tanah akibat gejala keaktifan vulkanologi dan biasanya sangat rapuh karena terbentuk dari batuan muda (endapan lahar) dan tidak memiliki ornamen batuan yang khas.
  • Gua litoral: Sesuai namanya, gua tersebut terdapat di daerah pantai, palung laut ataupun di tebing muara sungai dan terbentuk akibat terpaan air laut (abrasi).
  • Gua batu gamping (karst): Fenomena terbentuknya gua terbesar (70% dari seluruh gua di dunia). Terbentuk akibat terjadinya peristiwa karst (pelarutan batuan kapur akibat aktifitas air) sehingga tercipta lorong-lorong dan bentukan batuan yang sangat menarik akibat proses kristalisasi dan pelarutan gamping. Diperkirakan wilayah sebaran karst yang terbesar di dunia adalah Indonesia.

Bentuk-bentuk gua:

  • Gua Horisontal: Gua yang bentukan lorongnya relative mendatar, dalam artian dapat ditelusuri dengan teknik horizontal cave seperti crawling dan squeezing.
  • Gua Vertikal: Gua dengan entrance atau mulut gua berbentuk tegak, sehingga dalam penelusurannya diperlukan alat bantu.

Gua-gua yang ada di dalam tanah telah lama dihubungkan orang dengan sejarah umat manusia dan berbagai macam cara yang menarik sekali misalnya pada bagian terakhir Zaman Batu Tua, gua-gua di dalam tanah merupakan tempat pemukiman manusia pada musim dingin karena mereka tidak punya tempat lain lagi untuk berlindung. Meskipun begitu, ada juga fungsi lain dari gua seperti di bawah ini:

  • Tempat penambangan mineral (kalsit/gamping, guano)
  • Tempat perburuan (walet, sriti, kelelawar)
  • Obyek wisata alam bebas dan minat khusus
  • Obyek sosial budaya (legenda, mistik)
  • Gudang air tanah potensial sepanjang tahun
  • Indikator perubahan lingkungan paling sensitif
  • Fasilitas penyangga mikro ekosistem yang sangat peka dan vital bagi kehidupan makro ekosistem di luar gua
  • Laboratorium ilmiah yang peka, lengkap dan langka

Gua Bawah Air

Ternyata tidak semua gua ada di darat lho guys, salah satunya adalah “Orda Cave”. Menjadi gua terbesar dan terdalam di bawah air yang terdapat di Pegunungan Ural sebelah Barat, Rusia dan jalan masuk ke gua adalah dekat tepi Sungai Kungur, wilayah Perm Krai.

Orda Cave atau lokal menyebutnya Gua Ordinskaya yang membentang kurang lebih dari 5,1 kilometer dengan sekitar perluasan 4,8 kilometer disekelilingnya yang secara keseluruhan berada di bawah air. Menurut World Natural Heritage di UNESCO, gua ini merupakan salah satu situs alam menakjubkan di Rusia.

Orda Cave ini memiliki keindahan yang begitu unik dan merupakan daerah yang kaya akan mineral sehingga membuat air tampak jelas dan jernih. Sebuah tim penyelam gua yang bekerja pada Proyek Orda Cave Awareness telah menghasilkan beberapa foto dari gua kristal gipsum bawah air terpanjang di dunia ini. Warna cerah biru tampak dari formasi batuan dalam gua. Penyelam memiliki penglihatan sampai lebih dari 45 meter membuatnya menjadi lokasi yang ideal untuk ekspedisi.

Gua Ordinskaya juga menjadi gua kristal gipsum bawah air terbesar di dunia dan kedua di Eurasia dalam hal volume galeri-galerinya. Namun menjelajahi Gua Orda tidaklah mudah, karena suhu air berkisar antara -3 derajat Celcius sampai -20 derajat Celcius bahkan sesuatu yang sangat kecil seperti gelembung udara dapat berpengaruh terhadap atap gua.

Ada sebuah mitos lokal bercerita tentang “Lady of the Orda Cave”, perempuan yang cantik dan menawan di gua ini. Legenda mengatakan bahwa perempuan itu mengawasi setiap penyelam yang masuk ke dalam gua, dialah Dewi Orba. Dengan jubah yang menjuntai dan rambut panjangnya, sesosok perempuan menjadi wujud hidup sang dewi. Menghidupkan legenda mistik ini merupakan gagasan fotografer Victor Lyagushkin yang bekerja sama dengan juara selam Natalia Avseenko dan beberapa penyelam lainnya, mereka menghadirkan kembali sang Dewi.

Nah untuk memperoleh hasil pemandangan yang sempurna seorang Dewi, perempuan 37 tahun itu menahan nafas selama 3 menit di kedalaman 17 meter dengan hanya mengenakan gaun. Meskipun berada di udara dingin dan ancaman bahaya, Avseenko menggambarkan pengalamannya menyelam di air dingin dengan kedalaman 50 meter tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa, misterius dan indah.

“Rasanya seolah2 berada di dunia Alice In Wonderland dan mengaku sangat takut memasuki gua, namun Avseenko malah terbius ketika menjelajahi ruang-ruang gua yang sangat indah. Seperti memasuki sebuah Katedral alami. Saya fikir akan berada dalam gelap yang menakutkan, tapi ada cahaya yang membuat saya dapat melihat semuanya”, tandasnya.

Ya itulah kurang lebih penjelasan tentang gua terbesar di dunia tersebut, kalian juga udah tahukan bahwa gua juga tidak berada di darat saja melain di bawah air juga ada bahkan sangat indah berada di dalam air. Semoga dengan membaca artikel ini, wawasan kalian bisa bertambah dan kalian juga bisa menyebar informasi ini dengan yang lain.