Kenapa Suara Asli Terdengar Berbeda Direkaman? Simak Penjelasannya

Pagi, siang ataupun malam setiap manusia pasti suka berbicara dengan keluarga atau orang sekitarnya. Jumpa temen di kantor, sekolah atau di kampus, cepat-cepat deh nyari tempat yang enak buat menggosip. Tidak hanya itu, setiap waktu kita pasti melihat orang yang sedang tertawa, menangis ataupun teriak. Nah yang menjadi pertanyaannya adalah darimanakah suara berasal ketika seseorang berbicara atau mengeluarkan suara tersebut? Nah lho bingung kan ? Gak pernah kepikiran kan darimana asalnya? Untuk itu kali ini kita akan membahasnya dalam artikel ini. Silahkan disimak ya.

Darimana Suara Manusia Tercipta?

Pada dasarnya suara manusia dihasilkan dari udara yang ada di dalam tubuh kamu sendiri. Proses untuk menghasilkan suara manusia terbagi menjadi tiga tahap utama. Tahap yang pertama adalah dimulai saat paru-paru memompa udara keluar menuju pita suara yang terletak di tenggorokan. Tahap yang kedua yaitu ketika udara melewati pita suara. Karena adanya pita suara, udara yang lewat pun jadi bergetar. Nah proses getaran udaraoleh pita suara inilah yang menghasilkan bunyi. Namun bunyi ini tidak akan menjadi suara kalau tidak melewati tahap yang terakhir, yaitu artikulasi. Artikulasi ini terjadi saat bunyi diubah menjadi suara yang jelas melalui gerakan mulut, lidah atau pipi bagian dalam.

Kenapa suara wanita dan pria berbeda? Menurut para ahli, sebenarnya perbedaan suara wanita dan pria secara matematis tidak jauh berbeda. Namun, karena sejak kecil manusia sudah dibiasakan untuk membedakan mana suara seorang pria dan mana yang suara wanita, kamu pun menjadi sangat sensitif terhadap perbedaan suara wanita dan pria.

Pada kenyataannya, frekuensi suara pria berada pada rentang 65 hingga 260 Hertz. Sementara frekuensi suara wanita tercatat pada rentang 100 sampai 525 Hertz. Ini berarti pria dan wanita dengan frekuensi suara 100 sampai 260 Hertz seharusnya sulit dibedakan kalau hanya didengar dari suaranya saja. Bila suara manusia pada dasarnya berada dalam frekuensi yang selisihnya tidak begitu jauh, lalu apa yang membuat suara wanita dan pria terdengar berbeda? Berikut inilah jawabannya:

Nada suara

Nada suara manusia atau pitch ditentukan oleh bentuk dan tekanan pada pita suara kamu. Tekanan pita suara sendiri dikendalikan oleh otot-otot laring (pangkal tenggorokan). Semakin besar tekanan pada laring, getaran yang dihasilkan juga semakin cepat. Semakin cepat getarannya, semakin tinggi pula nada suara kamu. Nah wanita memang memiliki bentuk dan getaran pita suara yang bisa membuatnya menghasilkan suara dengan nada tinggi. Sedangkan pada pria, getaran yang lebih lambat membuatnya menghasilkan suara dengan nada rendah.

Hormon

Berbagai hormon dalam tubuh kamu berperan penting bagi banyak hal, salah satunya adalah suara manusia. Pasalnya, sejumlah penelitian membuktikan kalau pria dengan kadar testosteron tinggi memiliki nada suara lebih rendah. Hal yang sama bisa diamati pada wanita, karena keseimbangan hormon akan mempengaruhi apakah pita suara dan tenggorokan kamu kering atau cukup lembab. Selain itu, hormon jadi salah satu penentu kekuatan otot-otot laring dan paru-paru untuk memompa udara jadi suara. Karena keseimbangan hormon dalam tubuh pria dan wanita berbeda, karakter suara yang dihasilkan pun jadi berbeda pula.

Suara Asli Berbeda Dengan Yang Direkaman

Kamu pasti pernah mendengar rekaman suara kamu sendiri dan berpikir apa itu memang benar suara saya apa bukan. Tapi kok terdengar beda ya? Sebagian orang mungkin berpikir tidak ada yang lebih menyebalkan daripada mendengar rekaman suara sendiri, kenapa? Suara rekaman tidak terdengar seperti apa yang kita duga selama ini. Setelah didengarkan suara kita jadi lebih tipis, bernada lebih tinggi bukan seperti suara yang seharusnya.

Tentu saja alat perekam itu tidak menipu, suara cempreng yang menyebalkan itu adalah suara asli kamu. Ada sebuah penjelasan mudah yang dapat menjelaskan mengapa suara kamu terdengar berbeda untuk kamu dan untuk orang lain yang mendengarnya. Ini merupakan satu dari sekian banyak trik kecil mengejutkan yang dimiliki oleh tubuh manusia, yaitu karena suara memiliki berbagai jalan untuk sampai ke telinga dalam.

Cara Kerja Suara

Suara adalah sensasi atau perasaan yang kita dengar dan manusia memproduksi suara dengan melakukan sesuatu. Bayangkan kamu sedang menggeser sebuah furnitur berat misalnya saja meja. Gerakan dari kaki meja menyebabkan getaran dan suara tersebut berasal dari getaran suatu obyek yang membuat udara atau zat dan partikel lain di sekelilingnya ikut bergetar (dalam hal ini karena kaki meja yang beradu dengan permukaan lantai). Getaran udara yang dihasilkan dari kedua hal ini bergerak keluar ke segala arah dalam bentuk gelombang suara. Hasilnya ya suara kaki meja berdecit saat dipindahkan tersebut. Lalu apa yang sebenarnya membuat rekaman suara kita terdengar begitu berbeda dan “mengerikan”? Ini karena ketika kamu berbicara, kamu mendengar suara sendiri dalam dua cara yang berbeda.

Pertama, suara dapat mencapai telinga bagian dalam dengan dua jalur terpisah dan jalur-jalur ini pada gilirannya mempengaruhi apa yang kita persepsikan. Suara yang dihasilkan lewat udara akan dikirimkan dari lingkungan sekitarnya melalui kanal auditori eksternal, gendang telinga dan telinga tengah ke koklea (struktur spiral di telinga bagian dalam) alias cara orang lain mendengar suara kamu.

Cara kedua adalah melalui getaran di dalam tengkorak yang dipicu oleh aktivitas pita suara kamu. Berbeda dari jalan suara di atas, suara yang memantul di dalam tengkorak kamu langsung mencapai koklea melalui jaringan kepala menghasilkan suara yang kamu kira adalah suara asli kamu.

Ketika kamu berbicara, energi suara menyebar di udara sekeliling kamu dan mencapai koklea melalui telinga bagian luar melalui konduksi udara. Di saat yang bersamaan, suara juga melakukan perjalanan di dalam tubuh dari pita suara dan struktur lainnya langsung melalui koklea. Akan tetapi, sifat mekanis kepala kamu meningkatkan getaran rendah frekuensi semakin dalam yang memberikan kamu suara bass “palsu” yang kamu kenali selama ini. Suara yang kamu dengar ketika kamu berbicara adalah kombinasi dari kedua jalur produksi suara.

Ketika mendengar rekaman suara kamu sendiri, jalur suara melalui konduksi tengkorak (yang kamu pikir adalah suara asli) dinonaktifkan sehingga kamu hanya mendengar komponen suara yang dihasilkan melalui konduksi udara dalam isolasi asing. Maka dari itu, saat kamu mendengar rekaman suara kamu, suara akan terdengar jelas lebih tinggi seperti suara yang didengar oleh orang lain selama ini.

Ketika kamu bicara di telepon dengan orang yang tidak dikenal, kamu pasti bisa menebak apa jenis kelamin orang tersebut hanya dari suaranya saja. Begitu juga saat kamu mendengar sebuah lagu, kamu mungkin langsung tahu apakah penyanyinya seorang pria atau wanita. Suara manusia memang unik dan langsung bisa ditebak jenis kelaminnya. Berbeda dengan hewan bukan?

Ya, itulah kurang lebih penjelasan di atas, untuk kamu yang selama ini bertanya-tanya dan berpikir kenapa sih suara kamu berbeda saat direkaman dan inilah jawabannya. Sangat unik sekali ya guys dan mungkin masih banyak hal unik lainnya yang terdapat dalam tubuh kita.