Bukan Hanya Di Kepala, Ternyata Uban Juga Tumbuh Di Bagian Ini

Tumbuhnya uban tentu saja hal yang akan mengganggu penampilan karena akan terlihat tua, maka tak heran banyak orang yang mewarnai rambut mereka menjadi hitam. Ngomongin soal uban, apakah menurut kamu uban hanya muncul di kepala saja? Jawabannya tidak, karena uban memang tak hanya tumbuh di kepala saja melainkan juga di tempat lain. Di mana ya kira-kira? Yuk, lihat jawabannya di bawah ini.

Proses Tumbuhnya Uban

Uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu kemudian putih. Rambut asli orang Indonesia pada umumnya memiliki warna hitam atau gelap karena memiliki kandungan kadar melanin yang lebih tinggi. Saat rambut berubah menjadi putih dan menjadi uban maka terjadi proses perubahan kadar melanin.

Kemunculan rambut berwarna putih atau uban di kepala dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang apalagi bila usianya masih tergolong muda. Hal ini karena di masyarakat uban identik dengan citra kakek-nenek di masa senja. Siapapun akan merasa tidak nyaman apabila menemukan uban yang baru muncul di rambut, lantaran merasa kita mulai mengalami proses penuaan dan tidak sedikit pula yang mencabut uban dengan alasan supaya tampak tetap muda.

Rambut uban tidak tumbuh dengan sendirinya karena memang itu proses dari rambut kamu yang sebelumnya hitam. Perubahan tersebut terjadi akibat kurangnya asupan oksigen yang diterima batang rambut. Batang rambut menerima sari-sari makanan dari ujung-ujung pembuluh darah dan zat yang dihisap tersebut kekurangan oksigen. Itulah mengapa susunan rambut menjadi tidak baik, kemudian mempengaruhi melanin rambut dan terjadilah uban.

Zaman dahulu uban hanya terlihat bagi mereka yang telah lanjut usia, tetapi saat ini uban juga bisa terjadi pada anak muda yang berumur sekitar 20 tahunan. Kenapa begitu? Biasanya uban pada anak muda ini terjadi karena faktor genetis ataupun asupan nutrisi dari makanan yang diperolehnya.

Tak hanya mengganggu penampilan, uban disebut-sebut juga bisa menyebabkan kepala mudah terasa gatal. Apakah memang benar seperti itu? Pakar kesehatan mengatakan bahwa uban ternyata tidak akan memicu rasa gatal apalagi kepala pusing, hal ini ternyata hanyalah mitos belaka.

Menurut pakar kesehatan spesialis kulit, pertumbuhan uban ternyata sama saja dengan rambut biasa. Hal ini berarti uban tidak akan mempengaruhi kondisi kulit kepala atau bahkan memicu sakit kepala. Yang membedakan pertumbuhan uban dengan rambut biasa adalah kondisi pigmentasi pada rambut di mana uban cenderung memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan dengan rambut biasa.

Apakah Ubah Hanya Ada Di Kepala?

Pernahkah kamu bertanya-bertanya apa uban memang hanya tumbuh di kepala saja? Ya, mungkin selama ini kamu hanya berpikir jika rambut kepala saja yang akan beruban. Tetapi ternyata semua rambut dan bulu-bulu halus yang kamu miliki akan berubah perlahan-lahan. Pada tubuh manusia terdapat beberapa bagian tubuh yang ditumbuhi oleh rambut dan bulu-bulu halus. Semua bagian tersebut tentunya akan mengalami perubahan warna, sebab warna tersebut yang mengatur adalah sel melanosit tersebut.

Jadi di mana lagi uban akan tumbuh selain di kepala? Uban juga akan tumbuh di bulu kemaluan, tangan, kaki bahkan wajah. Sedangkan pada pria, bulu dada dan jenggotnya juga akan mengalami perubahan warna. Mungkin kamu sering melihat seorang pria tua yang memiliki jenggot yang berwarna abu-abu dan sudah tidak hitam lagi. Hal tersebut diakibatkan oleh penuaan yang ia alami.

Biasanya uban di kepala muncul terlebih dahulu, baru kemudian disusul oleh uban di rambut kemaluan. Menariknya, pakar juga mengungkapkan bahwa rambut kemaluan yang memutih tidak lantas berubah warna menjadi keabuan atau putih seperti uban pada umumnya.

Apakah hanya usia saja yang menjadi faktor tumbuhnya uban? Tentu tidak. Ternyata iklim, pengaruh pikiran atau stres serta obat-obatan dari dalam dan luar tubuh juga dapat mempengaruhi terjadinya uban. Dan ternyata kebiasaan merokok juga disebut-sebut sebagai penyebab timbulnya uban lebih awal. Merokok menghasilkan radikal bebas dalam tubuh perokok. dan radikal bebas tersebut nantinya akan menurunkan tingkat melanin.

Dalam beberapa kasus yang meskipun jarang terjadi, beruban lebih awal bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan. Penyakit itu antara lain vitiligo atau kondisi kulit yang kehilangan pigmentasi, anemia pernisiosa yaitu ketika tubuh sulit menyerap B12 serta maslaah kelenjar tiroid.

Sampai saat ini uban memang belum dapat dihilangkan secara permanen. Penggunaan pewarna rambut yang dipercaya dapat menghilangkan uban pun bukan menjadi solusi terbaik untuk menghilangkan uban. Kenapa? Karena cat rambut yang digunakan mengandung zat kimia yang dapat merusak sel-sel melanin.

Bagaimana mencegah tumbuhnya uban di usia muda? Rambut putih lebih Kita kenal sebagai tanda-tanda menuju usia tua. Oleh sebab itu buat kamu yang masih muda, hal ini tentunya cukup membuat risih ataupun takut. Dan sampai saat ini kenapa uban bisa tumbuh di usia muda belum bisa dipastikan.

Nah untuk mencegahnya, salah satu hal yang bisa kamu lakukan setiap hari adalah dengan konsisten mengkonsumsi makanan dan minuman bernutrisi tinggi. Dengan mempertahankan diet sehat yang seimbang, rambut kamu akan terjaga kesehatannya. Selain itu, mengkonsumsi banyak nutrisi juga dapat membuat kamu memastikan bahwa rambut mendapatkan vitamin serta nutrisi yang cukup. Semua gizi tersebut akan membantu kamu mencegah rambut memutih.

Demikianlah ulasan di atas, semoga dapat memberikan informasi yang kamu butuhkan dan semoga bermanfaat untuk semua para pembaca. Sekian dulu pembahasan kita kali ini dan sampai jumpa lagi ya….