Apa Benar Talenan Kayu Lebih Berbahaya Ketimbang Plastik?

Buat para ladies atau pun cowok-cowok yang hobi masak pasti udah gak asing lagi dengan yang namanya talenan bukan? Benda kecil di dapur ini begitu penting untuk kehidupan sehari-hari kita untuk memotong daging, ikan atau pun sayuran. Pada umumnya talenan terbuat dari kayu, tapi tahu gak sih kamu kalau ternyata talenan kayu tersebut menyimpan banyak bahaya? Lalu bahaya apa yang dimaksud? Yuk, kita simak aja langsung sama-sama penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Talenan?

Talenan adalah sebuah papan pemotong yang biasanya digunakan untuk memotong daging mentah, sayuran dan membersihkan ikan. Talenan merupakan salah satu benda penting yang wajib ada dalam area ranah dapur rumah. Talenan dan pisau juga merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan untuk memotong bahan-bahan makanan yang akan dimasak.

Jenis talenan dan fungsinya

Talenan sengaja dibuat dengan berbagai jenis bahan yang disesuaikan dengan fungsi talenan itu sendiri. Saat akan membeli talenan, kita harus memperhatikan bahan talenan tersebut karena ini menyangkut ketahanan talenan dan juga kebersihannya:

  • Talenan berbahan kayu

Talenan ini merupakan jenis talenan yang paling banyak kita temui. Perlu kamu ketahui, kayu merupakan bahan yang dapat keropos sehingga dapat membuat bakteri bahan makanan mentah masuk kedalamnya. Oleh sebab itu, talenan bahan kayu dipakai hanya untuk memotong sayur, buah dan roti. Agar dapat lebih tahan lama, talenan kayu sebaiknya langsung dibersihkan kemudian dikeringkan setelah memakainya.

  • Talenan berbahan bambu

Meski tak sebanyak talenan bahan kayu, namun talenan bambu juga ada dan diciptakan untuk memotong buah, sayur dan roti. Tak jauh berbeda dengan talenan berbahan kayu, bambu juga banyak memiliki pori-pori yang dapat mempermudah masuknya kuman. Apalagi jika kamu meletakkannya di tempat yang lembap. Tentu saja talenan akan ditumbuhi jamur. Oleh sebab itu, pastikan untuk meletakkannya pada tempat yang kering dan bersih agar dapat tahan lama.

  • Talenan berbahan plastik

Talenan yang berbahan polietilen ini merupakan talenan yang paling banyak disarankan oleh para juru masak di dunia. Selain praktis, talenan plastik juga lebih tahan lama dan mudah dibersihkan. Karena tidak memiliki pori-pori, talenan jenis ini digunakan sebagai alas pemotong daging, ikan dan bahan makanan sejenisnya. Meskipun pisau memiliki sisi yang sangat tajam, bahan plastik pada talenan tidak akan mudah patah atau pun tergores.

Benarkah Talenan Kayu Lebih Berbahaya?

Tidak semua jenis talenan bagus untuk dipakai memotong bahan-bahan makanan. Salah satu jenis talenan yang mungkin paling banyak dipakai orang-orang adalah talenan kayu. Padahal tanpa kamu sadari, talenan kayu bisa jadi sumber bahaya bagi kamu sekeluarga.

Kenapa? Karena talenan dari bahan kayu bisa menyerap bakteri dari bahan pangan yang masih mentah. Misalnya dari daging ayam mentah, daging ikan mentah dan lainnya. Pasalnya sebelum kamu memasak, bahan-bahan masakan seperti daging hewan, sayuran atau bahkan bahan makanan lain masih dalam wujud mentah.

Nah, disaat kamu memotong menggunakan alas talenan kayu, bakteri yang ada dalam bahan makanan akan menyerap ke kayu dan akan mengontaminasi bahan makanan yang lain. Talenan kayu cenderung masih meninggalkan bakteri walau pun sudah dicuci dan belum bisa langsung dipakai, terutama jika kamu hanya punya satu talenan dan ingin memotong bahan makanan lainnya.

Lalu talenan jenis apakah yang baik untuk dipakai? Menurut koki yang sudah profesional, dianjurkan untuk memakai talenan plastik. Pilihlah plastik yang polyethylene yang cukup kuat dan talenan dari plastik ini tahan lama dan mudah untuk dibersihkan. Talenan yang terbuat dari plastik polyethylene ini juga akan merespon gesekan pisau lebih baik.

Tidak hanya itu saja, talenan jenis ini juga mudah dicuci dan bisa bertahan dalam waktu yang lama. Namun, kekurangan talenan jenis ini yaitu lebih mudah membekas dengan goresan pisau dibandingkan talenan dengan bahan kayu atau bambu.

Akan tetapi, sekarang ini sudah banyak inovasi dari talenan plastik mulai dari talenan plastik anti-slip, talenan lentur yang bisa ditekuk untuk menuang hasil potongan sehingga tidak berceceran sampai talenan plastik yang sekaligus disertai dengan wadah penampungan hasil potongan.

Namun sampai saat ini, masih banyak perdebatan tentang masalah ini dan pendapat resmi adalah bahwa talenan jenis kayu dan plastik akan aman selama dibersihkan dengan baik dan sering diganti. Ketika papan menjadi terlalu usang atau mengembangkan alur guratan pisau, maka ini akan memicu perkembangan bakteri. Kedua jenis talenan kayu atau pun plastik rentan terhadap bakteri jika tidak dirawat dan diganti.

Tips membersihkan talenan

  • Metode terbaik untuk memelihara kebersihan talenan adalah menyikat permukaannya secara tuntas di dalam air hangat bercampur sabun cuci piring cair.
  • Meskipun telah digosok di dalam air, talenan tetap perlu dibilas di bawah air mengalir. Jika mungkin, gunakan air bertekanan agak tinggi untuk menyemprot talenan kayu sehingga bisa membersihkan pori-porinya.
  • Talenan kayu harus benar-benar kering sebelum disimpan. Talenan kayu yang lembap dan disimpan di dalam ruang yang tidak terlalu terang berpotensi ditumbuhi jamur dan cepat berubah warna menjadi gelap.
  • Jika talenan plastik atau kayu kamu tetap berbau bawang atau ikan mentah setelah dicuci, gosok dengan belahan jeruk lemon lalu bilas kembali.

Ya demikianlah penjelasan tentang talenan di atas tersebut, pada intinya sih memakai talenan yang mana pun boleh-boleh saja tetapi harus tetap dirawat dan dibersihkan dengan baik. Sekian dulu pembahasan kali ini dan semoga ketemu di artikel-artikel berikutnya. See you again……