Waspada, Jangan Pernah Memakai Baju Baru Sebelum Dicuci

Ketika mau lebaran pasti semua orang sibuk membeli pakaian atau baju baru untuk dipakai di hari kemenangan tersebut. Akan tetapi, gak harus lebaran juga dong ya beli baju baru, kapanpun ingin beli baju pasti langsung dibeli. Bener gak? Nah, ngomongin masalah baju baru, pernah gak sih kamu mencuci baju barunya sebelum dipakai? Hmmm, palingan langsung dipakai kan, hayoo ngaku deh. Berdasarkan penelitian, baju baru yang belum dicuci tersebut menyimpan bahaya lho. Gak percaya? Yuk, langsung aja simak artikel yang satu ini.

Pengertian Pakaian

Pakaian adalah bahan tekstil dan serat yang digunakan sebagai penutup tubuh. Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal(rumah). Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya. Namun seiring dengan perkembangan kehidupan manusia, pakaian juga digunakan sebagai simbol status, jabatan ataupun kedudukan seseorang yang memakainya.

Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing. Pakaian juga meningkatkan keamanan selama kegiatan berbahaya seperti hiking dan memasak dengan memberikan penghalang antara kulit dan lingkungan. Pakaian juga memberikan penghalang higienis, menjaga toksin dari badan dan membatasi penularan kuman.

Salah satu tujuan utama dari pakaian adalah untuk menjaga pemakainya merasa nyaman. Dalam iklim panas busana menyediakan perlindungan dari panasnya sinar matahari atau berbagai dampak lainnya, sedangkan di iklim dingin sifat insulasi termal umumnya lebih penting.

Pakaian melindungi bagian tubuh yang tidak terlihat. Pakaian bertindak sebagai perlindungan dari unsur-unsur yang merusak, termasuk hujan, salju dan angin atau kondisi cuaca lainnya serta dari matahari. Pakaian juga mengurangi tingkat risiko selama kegiatan, seperti bekerja atau olahraga. Pakaian kadang-kadang dipakai sebagai perlindungan dari bahaya lingkungan tertentu, seperti serangga, bahan kimia berbahaya, senjata dan kontak dengan zat abrasif.

Bahan Pada Pakaian

Pada awalnya manusia memanfaatkan kulit pepohonan dan kulit hewan sebagai bahan pakaian, kemudian memanfaatkan benang yang dipintal dari kapas, bulu domba serta sutera yang kemudian dijadikan kain sebagai bahan dasar pakaian. Kini dikenal berbagai macam jenis kain, diantaranya:

  • Katun
    Katun mori, bahan yang ditenun dengan sistem tenunan sederhana, biasanya digunakan dalam             pembuatan kain batik dan sebagainya
    Katun karded, serat yang dirajut kurang halus dan penampilan bahan kurang rata
    Katun tetoron, perpaduan katun 35% dan polyester 65%
    Katun viskose, perpaduan katun 55% dan 45% viskose
  • Bulu binatang
  • Kulit samak
  • Linen
  • Nilon
  • Polyester (Tetoron)
  • Rayon
  • Sutera
  • Spandeks
  • Wol

Perpaduan antara nilon, polyester dan spandeks menghasilkan bahan yang baik bagi olahragawan atau seseorang yang memiliki aktivitas tinggi, karena dibuat untuk menguapkan keringat supaya tetap kering sehingga dapat mengoptimalkan temperatur tubuh saat melakukan aktivitasnya. Maka penggunanya dapat beraktivitas secara lebih efisien dan lebih baik. Bahan seperti ini sering dijumpai pada merek-merek terkenal seperti Nike dengan sebutan Dri-fit, material yang digunakan oleh Nike memiliki 62% katun, 34% polyester dan 4% spandeks.

Bahaya Dibalik Pakaian Baru

Ketika membeli baju baru, tidak sedikit orang yang langsung memakai baju yang baru ia beli tanpa mencucinya terlebih dahulu. Entah karena sudah tidak sabar memakai baju baru atau alasan waktu yang tidak sempat. Kebiasaan pakai baju baru tanpa dicuci, ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan terutama kulit.

Baju yang dijual di toko maupun di mall sekalipun baru, tidak berarti bersih dan terbebas dari kuman. Justru karena terpapar di ruang terbuka, bersentuhan dan dicoba dengan banyak orang, akses bertukar kuman ini sangat besar. Jika satu orang saja mencoba 3-4 baju, bayangkan berapa kali sebuah baju dicoba.

Berdasarkan penelitian dari beberapa dokter spesialis kulit, dibalik baju baru terdapat sisa bahan kimia yang masih menempel. Salah satu bahan kimia itu adalah formaldehid yang berfungsi sebagai pengawet pakaian. Seorang dokter spesialis kulit Columbia University Medical Center, Donald Belsito mengatakan jika pewarna dan formaldehida dapat memicu iritasi kulit atau reaksi alergi pada orang tertentu.

Setelah pakaian selesai diproduksi, produsen biasanya menambahkan formaldehid untuk menjaga pakaian dari kerutan dan mencegah tumbuhnya jamur selama pengiriman. Formaldehid sebagai pengawet pakaian ini juga menambah paparan racun pada pakaian. Kulit merupakan organ terbesar manusia sehingga kebersihan dan keamanan pakaian dari bahan kimia perlu diperhatikan.

Selain bisa menimbulkan reaksi alergi yang parah terhadap formaldehid, khususnya bagi orang yang menderita alergi seperti ini, ada juga efek negatif jangka panjang terhadap kesehatan secara keseluruhan akibat paparan bahan kimia yang terlalu dekat dengan tubuh.

Bahan kimia beracun lainnya seperti formalin dapat digunakan untuk membuat serat sintetis untuk handuk dan selimut. Bahan kimia lain dalam pakaian yang umum digunakan adalah nonylphenol ehtoxylate (NPE). Penggunaan NPE pada beberapa merek pakaian terkenal telah dibatasi di berbagai negara di Asia. Namun, sampai sekarang belum ada batasan penggunaan bahan kimia pada pengolahan pakaian di Cina dan negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Baca label pakaian terlebih dahulu sebelum membelinya dan hindari bahan-bahan sintetis seperti rayon, nylon, polyester, acrylic, asetat atau triasetat sebanyak mungkin. Jika terlalu sulit untuk meminimalkan pemilihan bahan pakaian tersebut, cuci dan keringkan baju-baju yang baru saja kamu beli sebanyak tiga kali pengulangan sebelum memakainya.

Nah, udah tau kan sekarang kalau baju baru tersebut belum tentu terjamin kebersihannya, maka dari itu jangan asal pakai aja ya. Alangkah baiknya cuci terlebih dulu sebelum memakai baju baru tersebut ya. Semoga dengan membaca artikel ini, pengetahuan kamu dapat bertambah. See you…