Sering Dianggap Sama, Ternyata Flu Dan Pilek Itu Merupakan Hal Yang Berbeda

Ketika musim hujan tiba maka penyakit pun juga mulai berdatangan, salah satu satunya flu atau pilek. Eits, ternyata flu dan pilek itu berbeda lho guys. Ada yang pernah tahu gak ya apa sih perbedaannya? Karena selama ini banyak yang mengira kalau keduanya sama. Nah untuk mendapat informasi yang lebih jelasnya lagi, kita akan membahasnya disini. Silahkan disimak ya…

Perbedaan Flu dan Pilek

Apa Itu Flu? Flu adalah penyakit menular umum yang disebabkan oleh virus yang juga dikenal sebagai influenza. Influenza datang secara tiba-tiba dan berlangsung selama 7 sampai 10 hari yang biasanya hilang begitu saja, kebanyakan orang akan sembuh sepenuhnya.

Lalu apa itu pilek? Pilek atau dalam istilah medis rinitis virus adalah infeksi virus pada saluran napas yaitu hidung dan tenggorokan. Penyakit infeksi virus biasanya ringan dan dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Pilek lebih sering terjadi pada anak-anak dibanding dewasa terutama pada usia sekolah.

 

Memang keduanya sama-sama menyerang saluran pernapasan, hanya saja perbedaannya ada pada penyebabnya. Flu disebabkan oleh virus influenza, sedangkan pilek seringkali disebabkan oleh virus rhinovirus. Penyakit ini mudah menular, terutama pada hari sakit pertama dan akan terus dapat menular selama masih ada gejala penyakit. Walaupun sering disamakan, tetapi karena memiliki gejala yang cukup berbeda, keduanya juga mempunyai cara penanganan yang relatif berbeda.

Secara garis besar, pilek adalah penyakit pernapasan yang lebih ringan daripada flu. Pilek biasanya membuat kamu merasa tidak enak badan hanya selama beberapa hari, sementara flu bisa menimbulkan gejala-gejala yang cukup berat sampai berminggu-minggu.

Gejala influenza yang paling umum diderita adalah:

  • Menggigil
  • Demam
  • Nyeri tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Nyeri kepala berat
  • Batuk
  • Badan lemah
  • Rasa tidak nyaman

Flu menyebabkan demam, nyeri tubuh, sakit kepala, batuk kering dan sakit tenggorokan atau kering. Kamu mungkin akan merasa lelah dan nafsu makan yang turun. Gejala terburuk biasanya adalah 3 atau 4 hari pertama, tetapi butuh waktu 1 hingga 2 minggu untuk benar-benar sembuh.

Cara penularan flu, yaitu dengan terhirupnya butiran air yang mengandung virus flu ke dalam tubuh. Berbeda dengan pilek biasa, flu dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius seperti pneumonia. Orang-orang tertentu yang berisiko tinggi masalah dari flu mulai dari anak-anak, wanita hamil, orang dewasa yang lebih tua dan orang dengan penyakit jangka panjang atau dengan sistem kekebalan yang terganggu yang membuatnya sulit untuk melawan infeksi.

Gejala pilek cenderung lebih ringan daripada flu diantaranya:

  • Sakit tenggorokan yang biasanya hilang dalam satu atau dua hari
  • Hidung tersumbat atau hidung berair
  • Bersin
  • Batuk dengan dahak berwarna hijau atau kuning
  • Sakit kepala
  • Badan lemas

Lendir atau ingus yang keluar saat pilek biasanya berwarna bening selama beberapa hari pertama. Namun ingus akan kian menebal dan menjadi lebih gelap yang menandakan bahwa ada upaya perlawanan infeksi virus di dalam tubuh kamu. Meski demikian, pilek biasanya cepat membaik dalam kurun waktu 7 sampai 10 hari.

Pilek ditularkan melalui tetesan atau butiran air dari batuk atau bersin yang dikeluarkan oleh penderita. Tetesan ini kemudian akan menempel di berbagai permukaan seperti meja, baju, gagang pintu dan benda lainnya. Saat seseorang menyentuh permukaan tersebut dan kemudian menyentuh hidung, mulut atau mata, maka virusnya akan berpindah masuk ke dalam tubuh.

Pada beberapa orang, tersumbatnya hidung pada saat pilek dapat menyebabkan terjadinya infeksi sekunder oleh bakteri seperti infeksi sinus dan telinga tengah. Namun, pilek paling sering terjadi pada musim dingin atau musim hujan. Hal ini disebabkan karena kebanyakan virus pilek mudah berkembang dalam suhu rendah (dingin) dan udara yang kering.

Virus flu dan pilek sangat mudah ditularkan dan bisa menempel di permukaan tubuh selama berjam-jam. Untuk mengurangi rantai penularan flu yang tak kunjung usai, maka kamu perlu memperhatikan tingkat kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan. Hentikan kebiasaan menutup mulut saat bersin atau batuk dengan tangan. Sebaiknya arahkan batuk atau bersin pada bagian siku dalam atau ketiak kamu.

Cara Mengobati Flu dan Pilek Dengan Alami

Mengalami flu dan pilek apalagi ditambah batuk adalah hal yang sangat mengganggu untuk setiap orang. Satu orang bisa mengalaminya berkali-kali dalam setahun. Namun demikian masih banyak yang belum mengetahui cara yang benar-benar ampuh untuk mengobati flu dan pilek ini. Nah untuk itu, di bawah ini akan disebutkan cara mengobatinya:

  • Minum Teh Hangat

Ketika sedang flu dan pilek, maka banyak orang merasa bahwa minum secangkir teh hangat akan membantu membuat badan menjadi lebih segar. Hal ini ternyata sangat benar karena teh hangat atau teh panas akan membantu melawan virus penyebab pilek.

Teh mengandung senyawa polifenol seperti katekin yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu senyawa polifenol lain dalam teh terbukti bisa meningkatkan kondisi tubuh menjadi lebih baik. Jadi kamu bisa mencoba untuk minum secangkir teh hangat sangat pilek. Namun jangan minum teh berlebihan agar tidak terkena bahaya minum teh bagi kesehatan.

  • Minyak Kayu Putih

Setetes kecil minyak kayu putih atau salep mentol yang dioleskan di bawah hidung dapat membantu membuka saluran pernafasan. Menthol, eucalyptus dan minyak kayu putih semua memiliki bahan pati rasa ringan yang dapat membantu meringankan rasa sakit dalam hidung. Namun, jangan oleskan terlalu tebal dan jangan mengolesnya di dalam rongga hidung.

  • Mengkonsumsi Banyak Cairan

Cairan dapat bersumber dari minum air putih sesuai aturan, masakan sayur sup, jus buah, minuman hangat seperti jahe, bandrek dan sebagainya. Tidak dianjurkan mengkonsumsi minuman kemasan atau sachet selama flu dan pilek masih berlangsung. Karena hal tersebut dapat memicu dehidrasi parah. Langkah ini untuk mencegah dehidrasi akibat dari infeksi virus.

  • Istirahat Yang Cukup

Beristirahat akan dengan efektif mengumpulkan energi untuk melawan penyakit, termasuk melawan virus penyebab flu dan batuk. Untuk sementara hindarilah aktifitas berat ataupun oleh raga. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh melawan infeksi dan memulihkan kondisi tubuh. Hindari pula terkena panas terik dan cuaca dingin. Apabila cuaca dingin melanda, gunakan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh dari kedinginan

  • Minum Ramuan Ginseng

Bahan ginseng juga sangat baik untuk membantu tubuh melawan virus penyebab pilek. Cara ini bisa kamu lakukan dengan mengkonsumsi ramuan ginseng atau teh yang mengandung bahan ginseng. Ginseng adalah bahan akar tradisional khas Cina yang dipercaya bisa melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu sebuah studi yang dilakukan di Universitas Alberta di Kanada mengatakan jika ginseng akan melawan infeksi dengan cara yang sangat alami. Ginseng tidak hanya bisa dimasukkan dalam minuman namun juga bahan makanan seperti sup atau bubur.

  • Mandi Dengan Air Hangat

Gejala flu dan pilek biasanya disertai meningkatkan suhu tubuh, namun apabila terkena air tubuh terasa dingin. Kondisi disebut demam akibat dari peradangan. Untuk menjaga kestabilan panas tubuh, jika kamu ingin mandi gunakanlah air hangat kuku sekaligus bertujuan untuk menghilangkan bau badan dan bakteri yang melekat di kulit tubuh atau jika tidak berani untuk mandi, gunakan handuk lembut dan usapkan ke sekujur tubuh hingga ke sela-sela kulit.

  • Tidur Dengan Bantal Tinggi

Keluhan yang sangat mengganggu bagi siapa saja yang sedang pilek adalah hidung tersumbat saat tidur. Meninggikan kepala akan membantu meringankan hidung yang tersumbat. Hal ini dapat disiasati dengan cara meletakkan beberapa bantal sedemikian rupa di bawah kepala.

  • Menjaga Kebersihan Mulut Dan Gigi

Hal ini mengingat ada banyak bakteri dan kuman yang terdapat pada mulut dan gigi. Tindakan ini dapat mencegah tingkat keparahan penyakit, radang tenggorokan semakin meluas dan meredakan gejala flu dan pilek. Karena mulut dan gigi paling dekat dengan saluran pernafasan bagian atas, maka hal ini sangat penting dilakukan. Bersihkanlah mulut dan gigi secara rutin dengan pasta gigi minimal 3 kali dalam sehari.

  • Lebih Sering Mencuci Tangan

Cara lain untuk menghilangkan pilek adalah dengan mencuci tangan lebih sering. Kamu perlu mencuci tangan dengan cara yang benar termasuk dengan menggunakan cairan antiseptik. Bahkan ketika sedang pilek kamu bisa mencuci tangan dengan air hangat. Bagian kuku dan semua sela-sela jari harus bersih, setelah itu gunakan lap yang bersih seperti handuk yang benar-benar bersih untuk mengeringkan tangan. Cara ini akan membantu membersihkan kuman dan virus di bagian luar tubuh.

  • Berhenti Merokok

Terkena paparan asap rokok maupun merokok akan sangat buruk untuk kondisi penyakit pilek. Semua orang harus mencoba berhenti merokok atau tidak terkena asap rokok saat pilek. Asap rokok mengandung bahan senyawa yang sangat buruk seperti nikotin. Bahan ini akan menghalangi fungsi serat rambut kecil yang terdapat pada hidung. Fungsi serat rambut atau silia ini adalah menyaring kuman dan menghancurkan kuman yang berusaha masuk ke lapisan mukosa. Jika lapisan ini rusak maka tubuh akan lebih mudah terserang pilek.

  • Makan Sup Atau Kaldu Ayam

Saat sedang pilek maka biasanya tidak nafsu makan sehingga tubuh menjadi lebih lemah. Untuk mengatasi hal ini maka bisa mencoba untuk makan sup atau sup kaldu tulang. Sup telah menjadi makanan yang sangat penting ketika pilek bagi masyarakat Cina, Korea dan Jepang.

Sup yang panas atau hangat sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kamu bisa menggunakan jenis sup sayuran yang berisi kaldu tulang atau ayam. Kaldu yang dihasilkan dari tulang dan daging ayam bisa membantu mengatasi peradangan dan meningkatkan kerja sel darah putih saat melawan infeksi.

  • Vitamin C

Konsumsi vitamin C dalam dosis besar dipercaya dapat membantu mengurangi lamanya pilek berlangsung. Akan tetapi, tingkat keberhasilannya berbeda-beda setiap orang. Dosis aman vitamin C tak lebih dari 1000-2000 mg per hari. Jika terlalu banyak bisa membuat kamu malah sakit perut. Vitamin C dinilai sangat penting untuk pertumbuhan jaringan dan sebagai antioksidan. Namun menurut Madline Plus, suplemen vitamin C dosis tinggi sebaiknya dihindari saat hamil atau memiliki penyakit ginjal.

  • Makan Telur

Telur menjadi makanan terbaik saat kamu sedang pilek. Telur mengandung protein dan asam amino yang sangat penting untuk melawan infeksi virus atau bakteri dalam tubuh. Kamu bisa mengkonsumsi telur ayam kampung atau jenis telur dari peternakan ayam organik.

Kamu bisa membuat telur rebus atau telur dadar yang digoreng dengan mentega. Konsumsi telur juga akan membantu tubuh kamu mendapatkan tenaga dan sumber nutrisi yang sangat penting. Jika kamu merasa tidak nafsu makan maka telur akan menggantikan tenaga yang keluar dari tubuh.

  • Minum Susu

Banyak orang yang mengatakan untuk tidak minum susu saat pilek. Hal ini disebabkan susu bisa menyebabkan lendir tersumbat sehingga pilek tidak cepat sembuh. Namun ternyata susu bisa menjadi minuman yang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Susu mengandung vitamin D yang sangat penting dalam melawan infeksi. Balita yang masih menyusui sebaiknya juga harus tetap diberikan ASI. Susu yang diberikan untuk anak-anak sebaiknya sesuai dengan jenis kebutuhan. Hindari jenis susu yang mengandung banyak lemak untuk orang dewasa.

  • Berkumur

Cobalah berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan cuka apel, jahe, kunyit dan garam. Larutan tersebut dipercaya dapat membersihkan dan membunuh bakteri di dalam mulut sebelum masuk ke tenggorokan. Cara ini dapat membantu kita dalam mempercepat proses penyembuhan dalam tubuh.

  • Bawang Putih

Bawang adalah bahan makanan yang kaya akan antioksidan dan telah diteliti memiliki zat antivirus sehingga dapat mencegah pilek atau flu serta memperpendek durasi sakit. Senyawa minyak allicin (senyawa yang memberikan harum khas pada bawang putih) ampuh untuk melawan pilek dan flu.

Dan meski memakan bawang putih mentah memang lebih baik, kamu tidak perlu memaksakan kalau memang tidak menyukainya. Suplemen bawang putih seperti serbuk, minyak dan ekstrak memiliki kemampuan menyembuhkan yang sama. Kamu cukup mengonsumsi satu atau dua siung bawang setiap harinya untuk menghindarkan diri kamu dari kunjungan dokter rutin.

 

Mengapa Obat Flu Dan Pilek Bikin Ngantuk?

Pada saat kamu terserang virus flu, sistem kekebalan tubuh kamu akan bereaksi untuk berperang melawan virus tersebut. Kamu akan merasakan gejala-gejala flu seperti bersin, hidung berair dan mata menjadi gatal. Sebenarnya, hal itu bukanlah ulah dari virus flu yang menyerang tubuh kamu melainkan hasil kerja histamin, yaitu salah satu zat yang diproduksi oleh kekebalan tubuh kamu sendiri.

Nah obat flu mengandung senyawa yang berlawanan dengan efek histamin, yaitu antihistamin. Antihistamin berfungsi untuk meredakan gejala-gejala flu. Cara kerjanya adalah dengan menghalangi gejala-gejala flu tadi. Ini sebabnya setelah kamu minum obat flu, hidung akan berhenti mengeluarkan cairan.

Lalu apa hubungannya obat flu dengan ngantuk? Hal ini disebabkan oleh kemampuan histamin dalam mempengaruhi sistem saraf pusat yang ada di otak dan sumsum tulang belakang. Histamin mampu membuat kita waspada dan berkonsentrasi dengan baik. Karena obat flu memiliki sifat antihistamin, efek histamin menurun dan akhirnya kemampuan kita untuk tetap waspada dan berkonsentrasi juga semakin berkurang sehingga akhirnya membuat kita mengantuk.

Nah hal inilah yang sebenarnya sangat berbahaya untuk orang-orang yang minum obat sebelum melakukan aktivitas seperti membawa kendaraan. Mengantuk atau kurangnya konsentrasi merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan. Ditambah kondisi tubuh yang sedang tidak fit. Sakit kepala, tenggorokan, demam atau hidung mampet akan menambah distraksi atau gangguan konsentrasi bagi seorang pengendara.

Situasi yang tidak jauh berbeda dengan pengemudi mengantuk karena kelelahan. Kemampuan mengamati lingkungan di sekitar kendaraan, juga merespon dan bereaksi seperti mengerem atau menghindar bisa dipastikan juga menurun. Gara-gara sakit, risiko celaka pun jadi meningkat.

Oleh karena itu, sebelum memilih obat flu, alangkah baiknya kamu melihat efek samping obat tersebut. Jika kamu memang sedang melakukan aktivitas di luar rumah, tentunya kamu harus memilih obat yang tidak menyebabkan ngantuk. Tapi, jika kamu tidak ingin terganggu akibat efek obat tersebut, sebaiknya kamu meminumnya ketika malam hari dan setelah itu langsung beristirahat.

Tidak semua orang akan mengantuk ketika minum obat flu dengan efek samping yang membuat kantuk. Namun memang lebih baik meminumnya sebelum tidur. Jika tak kunjung sembuh, maka kamu harus secepatnya pergi ke dokter. Nah sekian dulu ya pembahasan kali ini, semoga bermanfaat. Satu lagi nih guys, meskipun sakit flu dan pilek tergolong tidak berbahaya namun kalian harus tetap memperhatikannya.