Kapan Waktu Yang Tepat Berjemur Di Bawah Sinar Matahari?

Sinar matahari memang sangat berguna bagi kehidupan makhluk hidup. Sinar matahari sangat bagus untuk kesehatan, tak heran jika banyak orang yang berjemur di bawah sinar matahari, misalnya saja berjemur di pantai. Akan tetapi, jangan terlalu lama juga berjemurnya ya karena yang ada kulit kamu terbakar. Nah di dalam artikel ini kita akan membahas mengenai sinar matahari, apa saja manfaatnya dan dampak negatifnya untuk tubuh jika terlalu lama kena sinarnya. Yuk, langsung aja kita simak sama-sama…

Sinar Matahari

Sinar matahari adalah sinar atau radiasi yang berasal dari Matahari. Sinar matahari merupakan sumber cahaya alami yang sangat berlimpah di seluruh dunia. Seperti yang kita ketahui bahwa matahari sebagai pusat tata surya kita merupakan salah satu sumber energi panas yang kekal. Sebagai energi, sinar matahari ini tidak dapat dibentuk maupun dimusnahkan namun dapat diubah ke dalam bentuk lain.

Selain menjadi sumber kehidupan bagi mahluk hidup di bumi, sinar matahari kini telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai hal untuk kepentingan manusia. Selain itu, masih banyak lagi manfaat sinar matahari yang luar biasa untuk kesehatan manusia seperti berikut ini:

  • Meningkatkan produksi vitamin D

Paparan sinar matahari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang merupakan nutrisi penting bagi kesehatan tulang dan otak. Vitamin D tidak banyak ditemukan dalam makanan, sehingga kita perlu mendapatkannya dari paparan sinar matahari.

Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.

Vitamin D dapat disintesis di kulit melalui paparan radiasi UVB. Tanpa vitamin D yang cukup, tulang tidak akan terbentuk dengan baik. Tingkat vitamin D yang rendah pada tubuh juga akan memperburuk osteoporosis pada pria dan wanita, sehingga dapat menyebabkan penyakit tulang osteomalacia yang menyakitkan.

  • Tingkatkan sirkulasi darah

Sinar matahari mampu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.

  • Mengatasi insomnia

Buat kamu yang mempunyai masalah dengan insomnia alias tidak bisa tidur, maka kamu bisa mencoba mengatasinya dengan berjemur dipagi hari untuk mendapatkan sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi hormon melatonin di malam hari. Hormon ini berfungsi untuk membantu kita untuk bisa tidur lelap.

  • Meningkatkan kebugaran pernafasan

Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

  • Membantu pertumbuhan gigi

Manfaatkan matahari pagi untuk berjemur terutama bagi anak-anak, vitamin D yang berperan dalam melancarkan penyerapan kalsium pada tubuh dapat membuat pertumbuhan tulang dan gigi bayi lebih baik.

  • Serotonin

Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.

  • Menurunkan risiko kanker

Sintesis vitamin D yang disebabkan oleh sinar matahari dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus dan kanker ovarium. Selain itu, matahari juga berguna dalam meningkatkan sirkulasi darah dan membunuh bibit sel kanker. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sinar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

  • Mencegah diabetes

Diabetes merupakan lonjakan kadar gula di dalam darah yang melebihi batas normal akibat kinerja dari hormon insulin yang terganggu. Diabetes umumnya terjadi karena gaya hidup yang salah dan jarang beraktifitas. Terlebih biasanya penderita diabetes tidak dianjurkan sama sekali untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang manis.

Hal tersebut karena lonjakan kadar gula dalam darah bisa mengakibatkan komplikasi terhadap penyakit lainnya. Sinar matahari pagi dipercaya mampu menurunkan kadar gula dalam darah dengan berjemur dibawah sinarnya selama 30 menit saja. Dengan ini dapat membantu mencegah penyakit diabetes kamu.

  • Baik untuk kesehatan jantung

Selain mampu mengurangi kadar kolesterol berlebih dan meningkatkan kesehatan jantung, paparan sinar matahari konon dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Saat kulit terkena sinar matahari, terjadi penambahan sel darah putih terutama limfosit yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30-40%.

  • Menyembuhkan depresi dan SAD

Depresi merupakan salah satu gangguan yang berhubungan dengan kejiwaan seseorang. Orang yang mengalami depresi cenderung menjadi mudah marah, sensitif dan senang menyendiri. Satu lagi manfaat sinar matahari yang menakjubkan, yaitu meredakan depresi.

Para ilmuwan menemukan kalau SAD (seasonal affection disorder) bisa muncul saat seseorang kurang atau jarang terekspos sinar UV. Gangguan mood ini biasanya terjadi selama musim gugur hingga musim dingin, masa di mana cahaya matahari sangat jarang.

  • Meringankan gejala haid

Gejala PMS seperti depresi, mood labil, ketidaknyamanan secara fisik, antisosial dan mudah tersinggung ternyata dapat diringankan dengan mudah. Kamu cukup berjemur saja di bawah hangatnya terik mentari pagi sebelum, selama dan sesudah datang bulan.

  • Menghilangkan racun dalam tubuh

Racun didalam tubuh bisa berasal dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi sehari – hari. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung bahan pengawet dan pewarna memungkinkan banyaknya racun dari bahan kimia yang bersarang didalam tubuh. Nah dengan berjemur di bawah sinar matahari dapat membantu proses detox alami. Sinar matahari dapat membantu tubuh untuk menghancurkan racun yang berbahaya dalam tubuh.

  • Mencegah multiple sclerosis

Sinar matahari telah terbukti mampu mencegah pengerasan jaringan tubuh yang dapat menyebabkan aterosklerosis. Jika pembuluh darah kaku, aliran darah ke organ-organ vital tubuh akan menurun dan dapat menyebabkan komplikasi seperti serangan jantung.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berjemur Di Bawah Matahari?

Dari pagi sampai sore, sinar matahari selalu menyinari bumi. Lalu sinar matahari yang mana yang baik untuk kesehatan? Dari bermacam-macam manfaatnya, terdapat beberapa perdebatan tentang kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan sinar matahari yang baik bagi tubuh.

Sinar matahari yang direkomendasikan oleh para ahli adalah mulai dari pukul 10 pagi dan pukul 3 sore sampai matahari terbenam. Waktu ini dianggap waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat matahari dan mengurangi risiko bahaya paparan sinar ultraviolet.

Jika terpapar radiasi ultraviolet secara berlebihan, hal ini dapat menyebabkan sel-sel tubuh menjadi rusak. Ada tiga jenis radiasi UV (ultraviolet) yang dipancarkan matahari, namun hanya UV A dan UV B yang berpengaruh pada tubuh manusia.

Ketika matahari berada di bawah horizon atau langit bagian bawah yang berbatasan dengan permukaan bumi atau laut, seperti di awal pagi atau waktu sore menjelang malam sinar matahari yang dipancarkan hanya UVA dan sangat sedikit sinar UVB. Hal ini yang menjadi alasan mengapa berjemur atau terpapar matahari di awal pagi atau sore menjelang malam sangat tidak dianjurkan.

Meskipun membantu dalam membentuk sintesis vitamin D bagi tubuh, paparan radiasi UV secara berlebihan menjadi penyebab kulit terbakar dan bahkan kanker kulit. Jadi agar terhindar dari dampak negatif pancaran sinar matahari, kamu harus memperhatikan jenis dan pigmentasi kulit serta memilih waktu yang tepat. Untuk mendapatkan manfaat sinar matahari yang maksimal bagi tubuh, disarankan untuk menghabiskan waktu sekitar 20 hingga 30 menit di pagi dan sore hari.

Tanda Tubuh Kekurangan Sinar Matahari

Kebanyakan orang memilih menghindari sengatan matahari karena takut kulitnya hitam atau gosong. Matahari adalah sumber Vitamin D terbaik dan jika tubuh kekurangan vitamin D bisa dikaitkan dengan beberapa risiko kesehatan yang serius. Jika hal ini terjadi, maka tubuh akan mengalami gejala seperti sebagai berikut:

  • Gampang bad mood

Menurut sebuah penelitian dari American Journal of Geriatric Psychiatry, orang yang kurang sinar matahari jadi sepuluh kali lebih rentan mengalami depresi atau merasa gundah. Pasalnya, sinar matahari memang bisa memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh kamu.

  • Mudah sakit

Sumber vitamin D yang berasal dari matahari akan menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat sehingga kamu bisa melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Bahkan beberapa penelitian besar telah menunjukkan hubungan yang kuat antara kekurangan asupan vitamin D dengan infeksi saluran pernapasan seperti pilek, bronkitis dan pneumonia.

  • Sindrom X

Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan Sindrom X – peningkatan lemak di sekitar bagian tengah. Sindrom X adalah hasil dari resistensi insulin (ketidakmampuan tubuh menangani karbohidrat dan gula dengan benar), lemak darah yang abnormal seperti peningkatan kolesterol dan trigliserida, kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi.

Kondisi Sindrom X membutuhkan gaya hidup dan perubahan pola makan yang lengkap, juga fokus pada mengurangi tingkat stres yang mengaktifkan hormon-hormon adrenal dan mempromosikan berat badan untuk perbaikan dan manajemen jangka panjang.

  • Berat badan naik

Untuk menjaga sistem metabolisme dan pencernaan kamu, tubuh membutuhkan senyawa kimia bernama oksida nitrat. Senyawa ini banyak ditemukan dalam radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari. Kalau kamu kekurangan oksida nitrat, tubuh jadi lebih sulit mengendalikan nafsu makan sehingga kamu jadi makin banyak makan. Lama-lama berat badan bisa naik dan kamu berisiko mengalami kelebihan berat badan.

  • Cepat lelah dan rasa kantuk berlebihan di siang hari

Sebenarnya siapa saja mudah mengalami kelelahan, namun mereka yang jarang terkena sinar matahari akan cenderung mengalami kelelahan yang tak kunjung mereda meskipun sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup. Sebuah penelitian berhasil menemukan antara rasa kantuk yang muncul di siang hari dengan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh. Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan tanda yang satu ini.

  • Nyeri tulang, sendi dan otot

Jika kamu mengalami nyeri tulang, sendi dan otot yang terjadi secara misterius terutama saat cuaca dingin, kamu mungkin kekurangan vitamin D. Pasalnya, vitamin D memainkan peranan penting dalam penyerapan kalsium dan metabolisme tulang.

Secara umum gejala kurang vitamin D dikaitkan dengan rakhitis, yaitu penyakit di mana jaringan tulang tidak secara sempurna dimineralisasikan sehingga menyebabkan pelunakan dan pelemahan tulang. Hal itu bisa dicegah dengan cara berjemur di bawah sinar matahari selama beberapa menit tanpa tabir surya.

  • Keringat berlebihan

Kerap berkeringat meski jarang berolahraga atau tidak sedang dalam suhu udara yang panas ternyata menandakan kurangnya kadar vitamin D dalam tubuh.

  • Diabetes

Kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan defisiensi insulin dan resistensi insulin. Bahkan itu ditunjukkan dalam sebuah studi tahun 2001 bahwa kekurangan vitamin D mungkin faktor utama yang berkontribusi terhadap jenis diabetes 1 pada anak-anak.

Lalu apa yang terjadi pada tubuh jika berlebihan terpapar sinar matahari? Matahari atau sinar UV ini memang sangat bermanfaat bagi makhluk hidup di bumi. Sinar matahari merupakan sumber kehidupan bagi kehidupan di bumi. Banyak manfaat dari sinar matahari seperti yang sudah disebutkan di atas tadi.

Tapi, apakah kalian sudah tahu bahaya sinar matahari bagi kesehatan? Efek negatif ini biasanya muncul kalau paparan sinar UV yang diterima tubuh terlalu berlebihan. Berikut ini adalah dampak negatif dari sinar matahari tersebut:

  • Luka bakar

Paparan sinar UV berlebih tak hanya menyebabkan kulit kemerahan, panas atau gosong saja (gejala sunburn), tapi juga dapat merusak sel kulit. ini dikarenakan efek dari sinar UVB tersebut mengakibatkan reaksi sel daya tahan tubuh yang berada pada kulit melepaskan histamine dalam jumlah yang tidak sedikit.

Histamine tersebut akan mengakibatkan pembuluh darah bengkak dan terjadi peradangan yang cukup serius dan jika itu sampai terjadi kulit akan mengelupas dan terjadinya kulit mati. Dan bila kondisi tersebut terjadi terus-menerus, maka risiko kanker kulit jadi meningkat.

  • Membuat kulit wajah hitam dan kusam

Memang benar adanya bahwa terlalu lama dibawah sianr uv akan mengakibatkan kulit menjadi rusak karena yang semula mulus menjadi kasar, yang semula putih menjadi hitam dan belang, yang semula bersih tanpa jerawat juga bisa berjerawat. Hal ini sangat jelas jika sinar matahari sangat membahayakan kesehatan kulit tubuh terutama untuk kecantikan.

  • Merusak Sistem Imun Tubuh

Kalau kadar cukup dapat mendongkrak kekebalan tubuh, maka paparan sinar UV berlebih justru dapat melemahkannya. Hal ini dikarenakan luka bakar mampu mengubah penyaluran maupun fungsi sel darah putih sehingga tubuh jadi rawan kena infeksi.

  • Penyebab munculnya komedo

Komedo termasuk ke dalam jenis penyakit kulit yang membuat kehalusan dan kemulusan kulit wajah menjadi berkurang. Hal ini disebabkan noda hitam berbintik yang muncul. Paparan sinar matahari secara langsung pada kulit ini berpotensi menghilangkan kadar normal dari Ph kulit yang semestinya. Pada wajah yang mempunyai tone warna kulit putih dan cerah, komedo ini akan terlihat sangat mencolok.

Dan jika terus menerus kamu berada di bawah sinar matahari yang suhunya sangat panas akan mengakibatkan kanker karsinoma sel basal. Namun kanker jenis ini tidak ganas alias jinak, bisa disembuhkan melalui saran dokter spesialis kulit.

  • Membuat kulit terlihat lebih tua

Efek samping sinar UV berikutnya adalah mempercepat proses penuaan kulit. Biasanya penuaan ini paling dapat ditengarai pada bagian wajah. Penyebabnya karena cahaya matahari mampu menghancurkan jaringan kulit serta kolagen yang letaknya di permukaan.

  • Merusak mata

Kelamaan terkena paparan sinar matahari juga dapat membuat jaringan di permukaan mata rusak sehingga kornea jadi meradang (photokeratitis). Efeknya memang bisa hilang dalam waktu beberapa hari saja, namun gangguan ini juga bisa memicu komplikasi lain di kemudian hari.

  • Meningkatkan risiko kanker

Paparan sinar matahari atau radiasi matahari yang terjadi secara terus-menerus dapat berdampak tidak baik bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kecantikan kulit semata, akan tetapi terdapat juga risiko penyakit ganas seperti kanker.

Faktanya, elemen yang ada dalam radiasi UV memang merupakan penyebab utama kanker kulit. Kanker kulit sebenarnya terdiri dari beberapa jenis, 3 di antaranya adalah melanoma, squamous cell carcinoma dan basal cell carcinoma.

Untuk menghindari kulit terbakar sinar matahari, kamu bisa mengoleskan sunblock setiap hari sebelum keluar rumah, bahkan jika cuaca mendung. Sunblock atau tabir surya akan menghalangi penyerapan radiasi ke dalam permukaan kulit. Tabir surya dapat mencegah kulit terbakar sinar matahari yang bikin gosong, sekaligus mencegah risiko kanker kulit.

Pastikan tabir surya kamu memiliki SPF minimal 30 dan bertuliskan “Broad Spectrum” yang dapat melindungi kamu dari radiasi sinar UVA dan UVB. Idealnya, tabir surya harus dioleskan kembali setiap dua jam sekali atau sesering mungkin apabila kamu berkeringat deras atau keluar dari air, misalnya saat berenang.

Nah demikianlah penjelasan di atas tersebut, mulai dari sekarang ada baiknya memang kita mulai lebih sering berjemur di bawah sinar matahari. Tapi, bukan berarti kita harus terpapar sinar matahari yang panas dan terik di siang hari. Di atas tadi kan sudah disebutkan kapan waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari. Selamat mencoba…