Kapan Gigi Bayi Mulai Tumbuh? Yuk, Cari Tahu Jawabannya

Nah, pernah kepikiran gak kapan sebenarnya gigi bayi itu tumbuh? Hmmm setiap pertumbuhan gigi pada bayi selalu berbeda-beda, bisa dibilang belum pasti gitu. Untuk orang tua yang baru pertama kali punya anak, pasti muncul rasa penasaran kapan sih tumbuh giginya. Nah untuk itu, mari kita simak penjelasan pada artikel di bawah ini:

Kapan Gigi Bayi Tumbuh?

Biasanya gigi bayi tumbuh antara 4 bulan hingga 6 bulan, namun kadang pula ada yang lebih dari itu bahkan kurang dari itu karena pertumbuhan gigi juga dipengaruhi oleh kondisi bayi. Gigi depan bagian bawah (gigi seri tengah) biasanya tumbuh lebih dulu, baru kemudian gigi lainnya akan mulai tumbuh setelah satu atau dua bulan. Biasanya gigi seri samping muncul sekitar usia 10-12 bulan, pertama di bagian bawah dan kemudian gigi atas. Geraham pertama muncul pada usia sekitar 12-16 bulan diikuti oleh gigi taring. Geraham kedua biasanya muncul terakhir dan sederet gigi susu seharusnya sudah tumbuh semua di usia 2-3 tahun.

Sebenarnya gigi bayi mulai dibentuk pada saat masih ada di dalam kandungan, yaitu pada bulan ke 4 kehamilan. Bayi menyerap kalsium dan fosfat dari aliran darah ibu, lalu zat tersebut termineralisasi menjadi gigi. Vitamin D dan hormon-hormon pertumbuhan menjadi bagian yang penting dalam proses ini. Gigi yang dibentuk di dalam kandungan disebut gigi sulung atau gigi susu, sedangkan gigi permanen dibentuk setelah anak lahir. Tumbuhnya gigi susu bisa bervariasi dari satu anak ke anak lain.

Tanda-Tanda Pertumbuhan Gigi

Untuk orang tua sebenarnya tidak perlu bingung karena selain waktu yang sudah disebutkan di atas, biasanya bayi yang akan tumbuh gigi memiliki tanda-tanda. Sebagian bayi akan merasakan sakit beberapa minggu sebelum giginya tumbuh dan adapula bayi yang tidak merasakan sakit sama sekali. Berikut ini adalah tanda-tanda tumbuhnya gigi pada bayi:

Bayi Sering Menggigit. Tekanan yang ditimbulkan oleh gigi yang akan keluar melalui gusi biasanya menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan tersebut pada akhirnya dilampiaskan melalui gigitan, kepada apapun itu mulai dari mainan yang memang didesain untuk bayi yang giginya sedang tumbuh hingga puting susu (jika bayi masih menyusui) dan juga jari.

Rasa sakit. Peradangan yang terjadi pada jaringan lunak pada gusi bisa menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat pada beberapa bayi walaupun kadang sama sekali tidak berpengaruh pada bayi yang lain. Gigi-gigi pertama biasanya adalah yang paling menyakitkan saat tumbuh (termasuk juga gigi geraham yang diketahui sebagai yang paling menyakitkan).
 Walaupun begitu, beberapa bayi pada akhirnya merasa biasa dengan rasa sakit yang timbul saat pertumbuhan gigi sehingga mereka tidak lagi menghiraukannya.

Pengeluaran air liur. Perlu diketahui bahwa pertumbuhan gigi merangsang pengeluaran air liur dan peristiwa ini pada umumnya terjadi pada bayi usia 10 minggu hingga 3 atau 4 bulan.

Rewel. Mulut bayi akan terasa sakit saat gigi kecilnya menekan area gusi yang segera timbul keluar. Karena hal ini, sangatlah wajar jika peristiwa ini membuat bayi menjadi tidak tenang. Beberapa bayi mungkin hanya akan rewel selama beberapa jam saja, akan tetapi beberapa bayi yang lain mungkin akan terus rewel untuk beberapa hari atau bahkan minggu.

Tidak mau makan. Karena merasa nyeri, bayi yang sedang rewel bisa saja ditenangkan dengan memberikan botol bayi atau ASI. Tapi, perlu diketahui bahwa menyusui bisa membuat gusi terasa sakit. Karena alasan itulah bayi yang giginya sedang tumbuh menjadi rewel, baik karena mereka merasa sangat tidak nyaman ataupun juga karena lapar. Bayi yang sudah bisa mengkonsumsi makanan padat juga biasanya menolak untuk makan selama masa pertumbuhan gigi ini.

Kapan Gigi Susu Berganti Dengan Gigi Permanen?

Pada tiap sisi, anak mempunyai 5 gigi. Jumlah gigi susu seluruhnya adalah 20 buah. Lalu apa fungsi gigi? Gigi taring berfungsi mengoyakkan makanan, sedangkan gigi geraham untuk mengunyah makanan. Gigi susu akan lengkap jumlahnya pada saat anak berusia 2,5 sampai 3 tahun.

Gigi permanen akan mulai tumbuh menggantikan gigi susu pada saat anak berusia 6 tahun. Sama seperti gigi susu, yang pertama kali tumbuh adalah gigi depan bawah yang diikuti oleh gigi depan atas, gigi geraham kecil dan gigi geraham. Jumlah keseluruhannya adalah 32 buah masing-masing sisi 8 gigi, yaitu 2 gigi seri, 1 gigi taring, 2 gigi geraham kecil dan 3 gigi geraham.

Meskipun gigi susu hanya bersifat hanya sementara, tetapi gigi tersebut harus tetap dirawat dan dibersihkan. Kebiasaan membersihkan mulut dengan benar harus dilakukan sedini mungkin dalam kehidupan anak agar perkembangan giginya sempurna. Perawatan gigi ini harus dijadikan kebiasaan, sehingga anak memiliki gigi sehat sejak kecil. Gigi yang tidak dirawat akan berpengaruh hingga dewasa, karena gusi dan tulang rahang berkembang dan tumbuh berdasarkan gigi susu dan gigi bayi yang rusak akan mempengaruhi kesehatan dan posisi gigi.

Fakta tentang pertumbuhan gigi pada bayi:

Gigi susu anak perempuan biasanya muncul lebih awal daripada anak laki-laki. Gigi bagian bawah biasanya yang pertama tumbuh. Gigi susu lebih putih warnanya daripada gigi permanen. Pada usia 2 sampai 3 tahun, semua gigi susu harusnya sudah tumbuh.

Nah gimana, apa sudah cukup jelas penjelasan di atas? Rawatlah gigi anak sedari kecil agar sampai dewasa mereka memiliki gigi yang sehat. Semoga artikel ini bermanfaat.