Alami Rambut Rontok? Silahkan Ikuti Langkah Ini Untuk Mengatasinya

Hai guys, pernah gak mengalami rambut rontok padahal kamu merasa udah merawat dan menjaga rambut kamu sebaik mungkin? Kamu mungkin bertanya-tanya salahnya di mana sih, kok masih tetap rontok juga. Nah bisa jadi shampo yang kamu pakai tidak cocok, stres atau mungkin karena penyakit. Di artikel kali ini kita akan mengupas tuntas tentang penyebab serta cara mengatasinya. Yuk, langsung aja kita simak artikel di bawah ini.

Pengertian

Rambut merupakan sesuatu yang berada dari akar rambut yang ada dalam lapisan dermis dan tumbuh melalui saluran folikel rambut dan ke luar dari kulit. Rambut juga merupakan mahkota bagi kaum perempuan, meskipun bentuknya sangat tipis namun rambut memiliki fungsi yang sangat besar bagi tubuh manusia.

Rambut tidak memiliki syaraf perasa sehingga rambut tidak terasa sakit kalau dipangkas. Dengan adanya rambut, selain berfungsi sebagai mahkota juga berfungsi sebagai pelindung kepala dari panas terik matahari dan cuaca dingin. Rambut memberikan kehangatan pada kulit dan memberikan keindahan. Rambut membutuhkan penataan dan perawatan secara teratur supaya rambut tetap sehat, indah dan berkilau.

Rambut memberikan kehangatan pada kulit dan memberikan keindahan. Rambut terdapat pada semua bagian kulit manusia kecuali telapak tangan, telapak kaki serta bibir. Semua rambut berasal dari lapisan kulit, oleh karena itu rambut akan tumbuh di setiap bagian kulit termasuk juga rambut akan tumbuh di bagian kulit kepala.

Rambut yang tumbuh pada kulit manusia mempunyai dua bagian, bagian tersebut menurut di mana letaknya. Rambut yang tumbuh pada kulit manusia ada yang terletak di bagian dalam kulit dan ada yang berada di bagian luar kulit. Bagian rambut yang berada dalam kulit disebut dengan akar rambut sedangkan bagian rambut yang berada di luar kulit disebut batang rambut.

Setiap helai rambut memiliki tiga lapisan, yaitu medula di bagian lembut di tengah, korteks yang melingkari medula dan merupakan bagian utama rambut serta kutikula yaitu bagian luar yang keras dan bertugas melindungi batang rambut. Proses pertumbuhan rambut dimulai dengan pembentukan sel-sel baru di bagian akar rambut. Sel-sel tersebut kemudian membentuk batang yang kemudian tumbuh ke luar kulit. Saat tumbuh ke luar, sel-sel itu berhenti menyerap nutrisi dan mulai menghasilkan keratin (sejenis protein), proses ini dinamai keratinisasi. Saat keratinisasi, sel-sel rambut pun mati. Bersama keratin, sel-sel mati itu kemudian membentuk batang rambut.

Tahukah kamu ada berapa jumlah helai rambut yang ada di kepala? Jawabannya bisa jadi lebih dari 100.000 helai dan hampir tak ada orang yang bisa menghitungnya secara terperinci. Pertumbuhan rambut sangatlah unik, karena hanya 2 sampai 6 tahun mereka dapat terus bertumbuh. Setelah mencapai usia tersebut, rambut lama mulai rontok dan digantikan oleh rambut baru.

Kira-kira ada 70 sampai 100 helai rambut yang rontok setiap hari dan ini masih tergolong normal. Sebenarnya, rambut tumbuh lebih cepat di cuaca panas dibanding di cuaca dingin, tumbuh lebih lambat di malam hari daripada siang hari dan setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 milimeter. Setiap helai rambut akan menjalani fase pertumbuhan rambut alami sekitar 1/2 inci per bulan.

Dalam pertumbuhan rambut, terdapat tiga fase yaitu:

  • Fase pertumbuhan (anagen): Rambut baru akan tumbuh dan mendorong rambut lama keluar dari folikel rambut (bagian pada kulit yang menghasilkan rambut). Sebelum masuk ke fase berikutnya, rambut akan beristirahat selama 3 bulan.
  • Fase transisi (catagen): Ini merupakan masa manakala folikel rambut akan menyusut. Fase ini akan berlangsung selama 2 hingga 3 minggu.
  • Fase yang ketiga adalah fase istirahat (telogen). Fase ini berlangsung selama 5 sampai 6 minggu untuk rambut kepala dan bertahan lebih lama pada alis, bulu mata, bulu pada lengan dan kaki. Pada fase ini rambut tidak tumbuh dan bersiap memasuki fase pertumbuhan.

Rambut Setiap Orang Berbeda

Setiap orang memiliki ketebalan rambut yang berbeda. Rambut yang tebal berasal dari folikel yang besar, sedangkan rambut yang tipis memiliki folikel yang kecil. Tekstur rambut seseorang, entah lurus, ikal atau keriting ditentukan oleh bentuk lubang folikel di permukaan kulit dan penyebaran keratin.

Warna asli rambut tiap orang juga berbeda karena tergantung pada jumlah dan penyebaran melanin di korteks. Rambut pirang atau merah mengindikasikan jumlah melanin yang sangat sedikit di rambutnya. Rambut juga mengandung pigmen kuning-merah. Rambut menjadi abu-abu di usia tua karena pigmen tidak lagi terbentuk.

Penyebab Rambut Rontok

Rambut rontok atau alopesia adalah penurunan jumlah rambut pada kulit kepala. Semua orang pasti mengalami yang namanya rambut rontok, entah saat mencuci rambut, mengeringkannya atau saat menyisir. Hal ini masih normal bila jumlah rambut yang rontok antara 50-100 helai per hari. Kondisi ini takkan menyebabkan penipisan rambut karena pada waktu yang sama ada rambut lain yang juga tumbuh. Tapi, kalau rambut rontoknya berlebihan gimana ya?

Rambut rontok secara berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) bisa disebut sebagai telogen effluvium. Kerontokan ini terjadi secara menyeluruh pada bagian kepala sehingga tidak menyebabkan kebotakan pada satu area saja (pitak) namun rambut tampak tipis secara keseluruhan. Berikut ini adalah beberapa penyebab rambut rontok parah yang mungkin belum kamu ketahui:

Penyakit kulit kepala

Kondisi kulit kepala yang tidak sehat dapat menimbulkan radang sehingga membuat rambut sulit tumbuh. Umumnya gangguan kulit yang menjadi penyebab rambut rontok parah antara lain ketombe, psoriasis dan kudis atau kurap. Bila penyakit sampai menimbulkan luka, maka itu juga dapat memicu kerontokan rambut permanen. Umumnya hal ini terjadi pada pasien lupus dan sarkoidosis (radang yang ditengarai dengan tumbuhnya granuloma pada paru-paru, kelenjar getah bening, hati, kulit, mata hingga jaringan lain).

Stres

Stres berat bisa mengganggu siklus rambut sehingga mempercepat rambut mengalami kerontokan. Tandanya bisa dari helai rambut rontok dari akar (memiliki “kantung lonjong” seperti bohlam di ujungnya). “Kantung” ini berarti rambut tersebut telah melalui keseluruhan fase pertumbuhan, mengindikasikan siklusnya telah dipercepat akibat pengaruh stres.

Faktor turunan

Mereka yang orang tua atau kakek-neneknya mengalami kebotakan atau penipisan rambut, besar kemungkinan juga akan mengalami hal serupa suatu hari nanti. Faktor penyebab rambut rontok yang satu ini tentu tidak bisa ditawar-tawar ataupun diubah karena memang sudah takdirnya.

Kurang nutrisi

Tubuh yang asupan nutrisinya kurang terpenuhi dengan baik mampu menyebabkan yang namanya kerontokan rambut. Gizi dan nutrisi tak hanya dibutuhkan oleh organ dalam tubuh kita, tapi juga dibutuhkan oleh kulit kepala serta rambut. Kekurangan nutrisi bakal menjadi pemicu akan kerontokan rambut parah.

Mudahnya rambut menjadi rontok bisa dikarenakan menipisnya helaian rambut yang tubuh dan menjadi lebih gampang rapuh. Itulah sebabnya, menjalankan program diet sehat dan seimbang di mana tubuh memperoleh vitamin dan mineral cukup adalah hal yang penting. Mengatur keseimbangan makanan kamu mulai dari sekarang dapat menjadi cara mengatasi rambut rontok ampuh.

Merokok

Berhenti merokok tak hanya menjadi cara merawat wajah agar tidak kusam, tapi juga mampu menjaga kesehatan rambut kamu. Merokok adalah kebiasaan yang bukan hanya merugikan organ paru-paru saja, melainkan juga merusak kulit serta rambut. Zat adiktif di dalam rokok benar-benar mampu merusak setiap organ tubuh manusia.

Rokok pun dengan jahatnya dapat mempengaruhi kesuburan rambut secara negatif. Ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang di mana disebutkan di sana bahwa suplai darah menuju folikel rambut dapat menjadi rusak karena rokok. Itulah mengapa kamu perlu memperhatikan kesehatan dengan menghindari rokok, baik tadinya sebagai perokok aktif atau pasif sebelumnya.

Pengobatan kanker

Kemoterapi, imunoterapi dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh). Kerontokan ini juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah dan tubuh. Namun sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut biasanya dapat tumbuh kembali setelah beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Solusi Untuk Rambut Rontok

Rambut rontok terkadang menjadi masalah besar bagi seseorang terlebih jika kerontokannya sudah sangat parah. Sebenarnya rambut rontok merupakan hal yang wajar karena setiap orang pasti mengalaminya, namun hal ini menjadi tidak wajar bila kerontokan yang yang dialaminya terlalu banyak dan sering. Nah untuk mengatasinya, kamu bisa lakukan dengan hal ini:

Teh hijau

Selain dijadikan minuman, teh hijau juga memiliki fungsi yang bagus dalam perawatan rambut rontok secara alami. Teh hijau memiliki khasiat untuk mengurangi rambut rontok dan meningkatkan tumbuhnya rambut dari kandungan tinggi antioksidannya. Cara untuk mengolahnya pun sangat gampang yaitu dengan menyeduh 2 kantung teh hijau menggunakan air hangat kemudian mengusapkannya pada seluruh bagian rambut dan kulit kepala yang rontok. Setelah itu diamkan sekitar 10 menit saja lalu bilas dengan air bersih. Itulah perawatan rambut rontok secara alami dengan memanfaatkan bahan alami teh hijau.

Minyak zaitun

Cara menghilangkan rambut rontok yang pertama adalah menggunakan minyak zaitun. Kita semua tahu, olive oil atau minyak zaitun memiliki banyak manfaat mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki bisa dimanfaatkan khasiatnya. Untuk mengobati rambut yang rontok dengan minyak zaitun caranya cukup mudah. Tuangkan minyak zaitun pada 1 sendok makan minimal 30 menit sebelum keramas, oleskan minyak zaitun dari akar sampai ujung rambut sambil memijat selama kurang lebih 2-4 menit secara perlahan. Setelah itu lakukan keramas seperti biasa menggunakan shampoo hingga bersih.

Lidah buaya

Ekstrak lidah buaya sudah sangat terkenal khasiatnya sebagai cara merawat rambut rontok secara alami dan cepat. Kandungan yang dimiliki lidah buaya bisa menolong untuk mengembalikan sel-sel kulit mati dan rusak serta meremajakan kembali bentuk dan sel jaringan rambut supaya menjadi lebih sehat.

Cara merawat rambut rontok dengan lidah buaya ini adalah dengan mengambil lidah buaya kemudian membelahnya menjadi dua bagian, diambil dalamnya lalu potong-potong. Setelah itu diusapkan keseluruh bagian kepala termasuk rambut dan kulitnya secara merata, diamkan selama 20 menit dan mencucinya dengan air bersih.

Minyak kemiri

Menggunakan minyak kemiri untuk mengatasi rambut rontok bukanlah hal yang baru, sejak zaman dahulu kemiri sudah dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan rambut. Pada biji kemiri mengandung 60-66% minyak, minyak inilah yang dimanfaatkan untuk mengatasi rambut rontok pada zaman dahulu sampai sekarang. Namun sekarang tidak perlu lagi ribet untuk mendapatkan minyak kemiri seperti dahulu. Kini kita sangat mudah untuk mendapatkan minyak kemiri di toko-toko sekitar obat herbal di sekitar rumah kita.

Untuk penggunaanya tidak sulit, kamu cukup meneteskan minyak kemiri ke telapak tangan, selanjutnya usapkan ke seluruh rambut hingga akar rambut secara merata dan diamkan sekitar 1-2 jam sambil memberikan pijatan secara perlahan dikulit kepala. Setelah itu bersihkan rambut (keramas) hingga bersih dengan shampo.

Jeruk nipis

Jeruk nipis mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan rambut, selain mampu mengatasi ketombe,  jeruk nipis juga mampu untuk mengatasi masalah rambut rontok. Penggunaannya juga mudah, kamu cukup memotong jeruk nipis menjadi beberapa bagian lalu gosok-gosok potongan jeruk nipis ke rambut. Setelah 15 menit bilas cuci rambut hingga bersih.

Demikianlah penjelasan tentang rambut rontok serta bagaimana cara mengatasinya tersebut. Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan informasi yang berguna untuk semuanya. Sampai di sini dulu pembahasan kita dan sampai jumpa di artikel berikutnya.