Memahami Lebih Dalam Apa Itu Desain Interior

Kamu pasti pernah mendengar kata-kata interior atau desain interior bukan? Di saat seseorang ingin membangun rumah atau mendekorasi suatu tempat, pasti selalu berhubungan dengan yang namanya desain interior. Nah untuk lebih memahami hal tersebut, silahkan simak artikel di bawah ini.

Pengertian Interior

Sebelum kita lanjut dalam pembahasan desain interior dan juga desain eksterior, mari terlebih dahulu kita bahas apa itu interior dan eksterior. Kata interior berarti yang dalam, bagian dalam atau yang berkaitan dengan bagian dalam. Interior sering kali diartikan sebagai komponen pendukung yang bisa mempercantik ruang di dalam rumah. Interior yang digunakan biasanya yang berhubungan dengan furnitur, penataan ruangan, pemilihan cat, penggunaan tangga dan sebagainya yang berhubungan dengan rumah bagian dalam.

Sedangkan eksterior memiliki arti berada di permukaan luar, eksterior merupakan kebalikan dari interior yang lebih memfokuskan penataan dan pemilihan komponen pendukung untuk bagian luar rumah. Biasanya eksterior berkaitan dengan berbagai kebutuhan untuk penataan taman rumah, penerapan lampu taman, atap, kanopi dan sebagainya. Setiap rumah dari berbagai konsep tentu saja menggunakan interior dan eksterior yang berbeda.

Lalu apa yang dimaksud dengan Desain Interior? Desain interior adalah Ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Salah satu bidang studi keilmuan ini didasarkan pada ilmu desain serta bertujuan agar dapat menciptakan lingkungan binaan atau ruangan yang lengkap dengan aneka elemen pendukungnya.

Pengertian desain interior menurut Alexander C adalah penemuan komponen fisik yang paling pas pada sebuah struktur fisik bangunan. Sedangkan menurut Bruce Archer desain adalah sebuah kegiatan untuk menguraikan dan memecahkan masalah.

Ada pula pengertian lain dari istilah desain interior yaitu proses perencanaan (planning), penataan dan perancangan ruang-ruang dalam suatu bangunan, bisa berupa rumah tinggal, kantor atau pun apartemen. Perencanaan ruangan bertujuan memenuhi kebutuhan manusia terhadap kenyamanan tempat tinggal, membantu kegiatan penghuni sehari-hari serta menumpahkan inspirasi atau ide yang berdampak pada perasaan para penghuninya.

Bagian Desain Ini Dibagi Menjadi 3 Kelompok Yaitu:

  1. Perancangan Interior Tetap: Yaitu perancangan desain interior mulai dari merencanakan denah existing bangunan, layout, floor plan, potongan, aksonometri, detail, perspektif, maket, animasi dan teknis presentasi lainnya.
  2. Perancangan Interior Bergerak: Yaitu perancangan desai yang bersifat mikro, misalakan pembuatan desain funitur, desain produk, desain lanscape interior, handycraft, dll.
  3. Perancangan Dekoratif: Yaitu perancangan yang bersifat menghias, misaalkan mendesain hiasan pesta pernikahan, pesta ulang tahun, dll.

Mengenal Elemen Dasar Interior

Tidak semua orang memiliki pengetahuan yang baik mengenai penataan interior. Pada umumnya, orang awam menata interior rumah mereka dengan bantuan jasa desainer interior atau hanya dengan menggunakan feeling dan keinginannya masing-masing.

Akan tetapi, menata interior hunian juga tak boleh sembarangan. Bisa-bisa desain dan dekorasi jadi tidak match, berlebihan atau malah tidak enak dipandang. Nah untuk itu, ada baiknya jika kamu mengetahui 5 elemen dasar yang digunakan para desainer interior untuk menata rumah atau ruangan:

  • Ruang

Yang pertama adalah area atau ruang yang disediakan untuk tujuan tertentu. Dalam desain interior, ruang bersifat tiga dimensi: memiliki panjang, lebar dan tinggi. Ukuran ruang dapat berkontribusi pada perasaan positif atau juga negatif.

Ruang terbuka yang besar bisa memberi perasaan yang lapang dan rileks atau juga sebaliknya bisa menyebabkan ruangan terasa tidak enak dan dingin. Sebagai perbandingan, sebuah ruangan kecil juga bisa terasa sangat nyaman atau mungkin tampak ramai dan memberi kesan perasaan sibuk dan kacau.

  • Garis

Garis di dalam ruangan dibuat dengan menggunakan furnitur, dekorasi dan bentuk arsitektur suatu ruangan. Garis akan membentuk harmoni, kontras dan kesatuan dalam interior. Garis dengan potongan horizontal banyak ditemui dalam desain furnitur. Untuk garis vertikal banyak ditemui pada eksistensi kusen, konstruksi kolom dan lain-lain. Beberapa hal tentang efek garis dalam desain dan tata letak ruangan adalah sebagai berikut:

  1. Garis vertikal mengirimkan perasaan bermartabat dan formal dan menyebabkan mata bergerak ke atas, menambah ketinggian visual.
  2. Garis horizontal tenang dan paling stabil dari semua bentuk garis. Mata bergerak dari sisi ke sisi sepanjang garis horizontal, memperluas area atau objek yang dilihat.
  3. Garis melengkung besar dengan gelombang panjang menunjukkan santai dan lembut.
  4. Garis melengkung kecil dengan gelombang yang sangat pendek menunjukkan kegembiraan dan energi.
  5. Garis diagonal menyampaikan perasaan drama dan bisa menambah ketegangan pada sebuah ruangan.
  • Bentuk

Semua hal tentu memiliki bentuk atau bentuk fisik. Bentuknya bisa diukur dari atas ke bawah (tinggi), sisi ke sisi (lebar) dan belakang ke depan (kedalaman). Sebuah keindahan dan harmonisasi sebuah interior dapat terwujud hanya dengan elemen ini.

Apabila kamu memiliki selera pemilihan bentuk furnitur yang indah, maka kesan homey dan mewah dapat terasa pada ruangan. Furnitur yang berkonsep modern minimalis dapat terlalu kaku dan cepat menimbulkan kejenuhan serta dapat memberi kesan dingin, keras dan sederhana.

  • Tekstur

Elemen tekstur ini dapat diaktualisasikan dengan pemberian dekorasi-dekorasi tambahan seperti kain atau pola layering pada furnitur dan lain sebagainya. Tekstur diartikan sebagai penampilan suatu elemen yang mengisi ruangan dilihat dari tingkat kekasaran atau kelembutan, mengkilap atau kusam.

Untuk ruangan yang kecil dan gelap, gunakan elemen bertekstur halus dan mengkilap agar menimbulkan kesan yang reflektif. Sedangkan untuk ruangan yang terang dan besar, gunakan elemen bertekstur kasar dan kain yang bernuansa mewah seperti beludru, satin dan sutera. Semuanya memiliki tekstur dan penggunaannya bisa menambahkan desain ruangan yang memancarkan karakater dan kepribadian masing-masing.

  • Warna

Dilihat dari bidang psikologi, warna dapat membangun suasana hati penghuni dan mengubah karakter suatu ruangan. Pemilihan warna yang natural dapat menciptakan suasana yang tenang, nyaman dan damai. Pemilihan warna interior juga berkaitan dengan faktor kelapangan ruang.

Apabila kamu memiliki ukuran ruangan yang cukup besar, kamu lebih fleksibel untuk memilih dan menyesuaikan warna interior. Namun apabila ruangan yang dimiliki berukuran kecil, maka pemilihan warna cerah atau warna netral pada dinding, aksen serta furnitur mungkin akan bekerja lebih baik.

Mengenai warna, kamu bisa mengkombinasikan warna seperti menggabungkan merah, kuning dan oranye kemudian didominasi dengan warna putih agar menciptakan kesan yang hangat dan intim. Warna netral dan kurang visual invasif menenangkan dan nyaman, sedangkan warna cerah dan berani membuat ruangan menjadi menarik atau juga bisa menimbulkan kegelisahan.

  • Pola

Pola dalam dunia interior sifatnya sangat dekoratif dan digunakan pada kebanyakan elemen pengisi ruangan. Pola tidak hanya digunakan pada pelapis bantal atau wallpaper, tapi juga pada panel, partisi atau furnitur kontemporer.

Lalu apa manfaat dari desain interior itu? Nah jika kamu berencana untuk membeli berbagai perabotan, maka dengan desain interior semua itu dapat tertata dengan baik. Menata ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan perencanaan yang matang, jika asal sembarangan menata bisa-bisa rumah akan terlihat tidak bagus atau tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Makanya tak heran, banyak orang yang justru lebih memilih untuk menggunakan jasa desainer interior untuk menciptakan ruang idaman rumah, karena selain lebih praktis hasilnya pun lebih memuaskan. Manfaat lainnya dari desain interior adalah dapat menciptakan suasana yang benar-benar nyaman, tentram, sejuk, romantis dan rileks untuk keluarga kamu. Dengan begitu, tentu saja rasa kekeluargaan yang tinggi akan bertambah dan juga meningkatkan hubungan yang baik antara sesama anggota keluarga.

Konsep Desain Interior Terbaik

Bingung mau memilih atau mengatur tatanan rumah kamu? Saat ini memang terdapat banyak sekali konsep dari desain interior rumah kamu, namun terdapat beberapa konsep yang memiliki banyak penggemar dan banyak digunakan karena konsepnya yang menarik dan juga biaya yang diperlukannya tidaklah terlalu mahal seperti berikut ini:

  • Konsep Interior Minimalis

Interior dengan konsep atau tema minimalis bisa dibilang merupakan tema yang paling diminati dan paling banyak digunakan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Hal tersebut karena tema atau konsep minimalis lebih menekankan kesederhanaan dan juga fungsi, namun tetap menjaga keindahan dan juga sisi artistik dari desain tersebut.

  • Konsep Interior Klasik

Desain interior konsep klasik ini berasal dan terinspirasi dari gaya romawi dan yunani kuno yang mengandalkan pada susunan, keteraturan, keseimbangan dan harmonisasi yang nyaris sempurna. Hal yang menjadi ciri khas utama desain konsep yang satu ini adalah tampilannya yang terlihat elegan, indah dan juga kesan mewah yang kuat menjadi poin dan daya Tarik utama dari konsep tersebut.

  • Konsep Interior Kontemporer

Konsep desain interior selanjutnya yang juga cukup banyak digunakan adalah tema kontemporer. Konsep yang satu ini hampir mirip dengan minimalis namun tema kontemporer lebih berfokus dan menekankan pada suatu warna kunci dan utama dengan warna yang lain membaur sebagai latar belakangnya.

  • Desain Tradisional

Desain yang banyak menggunakan dan memerlihatkan gaya etnik. Ruangan yang tertata rapi dan terkoordinasi dengan sangat baik. Dekorasi dengan motif bunga kerap digunakan. Desain tradisional dianggap mewakili gaya hidup yang dekat dengan tradisi.

  • Konsep Interior Retro

Desain retro menonjolkan kesan ceria dan juga kesan yang menyenangkan bagi orang yang berada di dalamnya. Desain yang satu ini sangat cocok buat kamu yang menyukai berbagai warna terang, mencolok dan suka menggabungkan warna-warna untuk menciptakan kesan yang dinamis.

  • Konsep Interior Futuristik

Walau masih terbilang baru, konsep yang satu ini juga sudah cukup banyak digunakan terutama untuk para desainer muda yang juga tertarik dengan dunia teknologi. Kebanyakan merupakan desain dengan bentuk dan desain yang aneh dan tidak lazim serta menggunakan warna metal ataupun yang berorientasi masa depan.

  • Konsep Interior Industrial

Gaya atau konsep industrial menggunakan campuran material yang masih mentah. Dengan ciri khasnya menggunakan dinding unfinished dan langit-langit tinggi. Gaya ini juga salah satu desain rumah yang khas dan bisa diciptakan lewat beberapa material layaknya palet baja beton, kemudian plat stainless steel, baja serta cermin dan juga batu bata ekspos. Kesan industrial juga bisa kamu lakukan dengan menerapkan perabotan, pencahayaan maupun aksesoris ruangan sehingga tampil lebih dan menawan.

Demikianlah kurang lebih penjelasan seputar desain interior di atas tersebut, semoga bermanfaat untuk kamu yang sedang ingin menata rumah kamu ya. Sekian dulu perjumpaan kita kali ini dan sampai bertemu lagi di artikel-artikel selanjutnya…..