Sungguh Mengharukan, Beruang Ini Mati Karena Patah Hati

Patah hati itu memang sangat menyakitkan buat sebagian orang bahkan sampai malas makan, malas mandi, pokoknya malas semuanya deh. Ditinggalkan orang yang sangat kita sayangi untuk selamanya membuat hati dan perasaan hancur berantakan.

Tapi, gimana kalau yang patah hati itu seekor beruang? Apakah mengalami hal yang sama dengan apa yang kita rasakan saat patah hati? Yap, tentu saja mereka mengalami apa yang kita rasa karena beruang juga memiliki perasaan. Bahkan saking patah hatinya, beruang tersebut sampai mati. Penasaran dengan kisahnya? Silahkan simak artikel satu ini.

Pengertian Beruang

Beruang adalah binatang buas jenis Ursus, berbulu tebal, dapat berdiri di atas kedua kakinya, bercakar dan bermoncong panjang. Beruang berasal dari bahasa Inggris kuno yaitu bera dan dalam nama ilmiahnya Ursidae. Beruang memiliki indra penciuman dan pendengaran yang ulung, bertelinga bundar, berekor kecil, berbulu yang panjang, lebat dan kasar. Mereka memiliki cakar yang lebar dan berjumlah lima pada telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk. Cakar-cakarnya digunakan untuk menyobek, menggali dan menangkap. Penglihatan beruang hampir sama dengan penglihatan manusia. Beruang hitam dan sejenisnya tidak buta warna.

Sedangkan beruang madu termasuk familia Ursidae dan merupakan jenis paling kecil yang ada di dunia. Beruang ini adalah fauna khas provinsi Bengkulu sekaligus dipakai sebagai simbol dari provinsi tersebut. Beruang madu juga merupakan maskot dari kota Balikpapan. Beruang madu di Balikpapan dikonservasi di sebuah hutan lindung bernama Hutan Lindung Sungai Wain.

Jenis-Jenis Beruang

Di dunia ini terdapat bermacam-macam jenis beruang. Saat ini hanya ada beberapa spesies beruang lainnya yang masih hidup di dunia ini. Spesies beruang ini tersebar di seluruh penjuru dunia mulai dari Asia, Amerika hingga Eropa dengan berbagai subspesiesnya.

Asiatic Black Bear

Ada 2 subspesies dari beruang hitam asia ini yaitu beruang hitam Pakistan (Pakistan Black Bear) dan Formosan Black bear. Beruang yang memiliki nama latin selenarctos thibetanus ini merupakan jenis beruang berbadan medium dan termasuk binatang omnivora yang memakan serangga dan  madu.

Penyebaran beruang hitam asia meliputi Iran, Afghanistan, Pakistan bagian Utara, ke Timur hingga Himalaya, ke selatan hingga Bangladesh dan Laos serta ke utara hingga Dataran Tinggi Tibet. Beberapa juga ditemukan di Taiwan dan Pulau Honshu dan Shikoku di Jepang, tetapi mereka lebih dikenal dengan nama Beruang Hitam Jepang.

Black Bear 

Beruang yang memiliki nama latin ursus americanus dan lebih dikenal dengan nama Amerikan Black bear ini terbagi menjadi 2 subspesies, yaitu Cinnamon Bear dan Kermode Bear. Habitat mereka sangat variatif dan menghuni benua Amerika bagian Utara meliputi Meksiko hingga Kanada dan Alaska.

Brown Bear 

Beruang yang memiliki nama latin ursus arctos ini merupakan spesies beruang yang paling banyak memiliki subspesies, diantaranya adalah beruang grizzly, beruang zodiak, beruang coklat hokaido, beruang coklat himalayan, beruang gobi serta beruang coklat siberia

Panda

Mereka hanya ditemukan di 6 daerah di wilayah dataran tinggi tibet. Beruang yang satu ini adalah yang paling mudah dikenali dengan pola warna bulu hitam-putih nya. Makanan utama mereka adalah tumbuhan, tetapi hanya beberapa jenis tanaman bambu saja yang mereka makan. Meskipun demikian, terkadang mereka juga makan daging.

Beruang Kutub

Beruang yang memiliki nama latin ursus maritimus ini hidup di wilayah kutub utara. Mereka adalah jenis beruang yang paling karnivora, dan sangat mahir berenang. Beruang jenis ini adalah salah satu yang terbesar dari predator darat yang masih ada saat ini.

Beruang Sloth

Beruang jenis ini memiliki nama latin melursus ursinus. Habitat mereka adalah daerah hutan yang hangat di sekitar khatulistiwa. Mereka dapat ditemukan di daerah Asia Selatan meliputi India, Sri Lanka, Nepal, Bangladesh hingga Asia Tenggara seperti Burma.

Spectacled Bear 

Beruang yang memiliki nama latin tremarctos ornatus ini dapat ditemukan di benua Amerika bagian Selatan meliputi Venezuela, Kolombia, Peru, Bolivia hingga Ekuador. Mereka adalah jenis beruang yang aktif dimalam hari (nokturnal).

Sun Bear

Beruang ini memiliki nama latin helarctos malayanus. Mereka juga dikenal dengan nama beruang madu (honey bear). Mereka adalah jenis beruang yang berukuran paling kecil dan paling sedikit dipelajari, karena sangat langka. Beruang jenis ini hidup di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, mereka dapat ditemukan di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Beruang Kutub Mati Karena Patah Hati

Kalau yang ini hanya salah satu jenis beruang di atas, yaitu seekor beruang kutub di Kebun Binatang Johannesburg, Afrika Selatan mati karena alasan yang sungguh luar biasa yakni patah hati. Hewan tersebut tutup usia karena ditinggal oleh pasangannya. Sangat mengharukan, bukan? Sakitnya patah hati tidak hanya dirasakan oleh manusia, karena beberapa hewan dapat merasakan bagaimana sakitnya ditinggal pasangan yang paling dicintai.

Beruang tersebut bernama Wang, hewan itu dipercaya sebagai beruang kutub satu-satunya yang tersisa di Afrika, meninggal 6 bulan kemudian setelah pasangannya yang terlebih dulu mati. GeeBee (pasangannya) mati karena terkena serangan jantung.

Pihak kebun binatang menyatakan kematian Wang dipastikan karena penyakit hati dan jantung yang ia derita. Petugas kebun binatang berkata sebelum GeeBee meninggal, Wang masih terlihat sehat. Namun ketika GeeBee mati, Wang terlihat seperti tidak punya semangat. Si beruang terlihat lesu, menolak makanan dan tidak suka berenang. Mungkin hal itulah yang membuat Wang jatuh sakit hingga akhirnya pergi menyusul GeeBee.

Pasangan Beruang Tertua

Wang ini merupakan hewan pertukaran dengan kebun binatang di Jepang pada tahun 1986. Kemudian Wang dipasangkan dengan BeeGee di dalam kebun binatang ini. Namun keduanya tidak berkembang biak lantaran beruang kutub hanya akan berkembang biak di cuaca yang dingin.

Sebab rata-rata beruang kutub hanya bertahan hidup kurang dari 20 tahun. Tentu saja ini masalah cuaca Afrika Selatan yang tidak cocok dengan beruang kutub. Wang yang telah berusia 28 tahun ini akhirnya pun mati karena saking menahan sakit hatinya. Rata-rata beruang kutub berusia kurang dari 20 tahun, Wang dan GeeBee termasuk ukuran tua untuk spesiesnya.

Gimana guys setelah membaca artikel ini? Mengharukan kan? Ternyata tidak hanya manusia saja yang bisa mengalami patah hati, tetapi beruang juga bisa. Beruang kutub di atas menunjukkan kesetiaannya dan betapa berharganya pasangannya. Nah buat kamu, sayangilah pasangan kamu ya. Jangan mau kalah dong sama beruang.