Siput Laut, Si Biru Bertubuh Kecil Namun Mematikan

Siapa sih yang tak tahu hewan kecil bernama siput? Tentu saja semua tahu, secara hewan ini terkenal dengan jalannya yang sangat lambat dan biasanya kamu bisa melihatnya di sawah yang penuh lumpur ataupun di tempat lembap. Nah ngomongin masalah siput, ternyata hewan kecil ini tidak hanya bisa ditemukan di sawah aja melainkan juga di laut. Penasaran kan gimana bentuknya siput laut? Yuk, langsung aja kita simak sama-sama artikel di bawah ini.

Mengenal Tentang Siput

Siput adalah hewan kecil yang terkenal karena gerakannya yang lambat dan hidup di sawah ataupun di tempat yang lembap. Hewan ini juga biasanya disebut keong dan digolongkan ke dalam filum Moluska dan kelas Gastropoda. Moluska berarti lunak, sedangkan gastropoda yang berasal dari Bahasa Latin, gastros yang berarti perut dan podos yang berarti kaki. Jadi, siput adalah hewan bertubuh lunak yang menggunakan perutnya sebagai alat untuk bergerak.

Hewan ini memiliki cangkang yang keras, melingkar luar ketika mereka mencapai usia dewasa. Semua siput benar diketahui memiliki cangkang pelindung dan mereka mampu untuk menarik kembali tubuh mereka ke dalam untuk perlindungan. Umumnya memang memiliki cangkang, tetapi tidak semua siput memiliki cangkang lho karena ada sebagian yang tidak memilikinya.

Cangkang siput memiliki bentuk yang beraneka ragam. Cangkang siput memiliki berbagai macam fungsi seperti sebagai alat pelindung dari predator yang mengancam hidupnya, juga pelindung dari potensi ancaman lainnya, mencegah dehidrasi dan sebagai cadangan kalsium. Pada cangkang siput akan dijumpai bagian yang berbentuk seperti spiral, arah dari spiral bisa dekstral (berlawanan arah jarum jam) atau sinistral (searah jarum jam).

Setiap cangkang siput dari suatu spesies memiliki keunikan tersendiri seperti permukaannya yang apabila diamati secara mikroskopik akan tampak nyata perbedaan pahatan atau ukirannya. Begitu juga dengan bentuknya yang bisa bermacam-macam seperti discoidal, globular, conical, pupiform, flat-coiled ataupun yang bentuknya meninggi (elongated turreted).

Hal unik yang mungkin jarang diketahui orang adalah siput dapat tidur dalam jangka waktu yang sangat lama bahkan jangka waktunya mencapai 3-4 tahun lamanya. Nah, proses tidur siput seperti ini dinamakan sebagai proses hibernasi. Apa itu hibernasi? Hibernasi adalah periode tidur panjang untuk menghemat energi. Tubuh melambat, pernapasan, suhu dan tingkat metabolisme serta detak jantung menurun. Masuk akal memang untuk berhibernasi saat musim dingin ketika kondisi lingkungan cukup sulit dan hampir tak ada makanan tersedia karena tak ada tumbuhan yang hidup.

Lalu kenapa siput melakukan hibernasi yang sangat lama? Siput ini adalah salah satu hewan yang hidupnya sangat bergantung pada kelembapan lingkungannya. Jika mereka kekurangan cairan atau tidak basah, maka mereka akan mati. Oleh karena itu siput tidur untuk mengembangkan mekanisme kelangsungan hidupnya yang diarahkan untuk mempertahankan kelembapan di tubuh mereka. Alasan inilah yang membuat kebanyakan siput bersifat nocturnal (aktif pada malam hari) yaitu tidur di siang hari dan mencari makan di malam hari.

Pada umumnya siput merupakan hewan herbivora, terutama makan vegetasi seperti daun, batang dan bunga. Untuk memecah makanan mereka, sebagian besar siput memiliki ribuan struktur gigi seperti mikroskopis yang terletak di lidah pita seperti yang disebut “radula”. Radula bekerja dengan cara merobek makanan menjadi potongan-potongan kecil. Siput memiliki dua pasang tentakel di ujung kepalanya, satu pasang merupakan alat penglihatannya sementara satu pasang yang lain berfungsi sebagai organ penciumannya.

Fungsi Lendir Yang Diproduksi Siput

Siput bercangkang ataupun yang tidak bercangkang keduanya sama-sama memproduksi lendir. Lendir diproduksi oleh suatu kelenjar besar yang terletak di bawah mulut dan dekat dengan kaki siput. Lendir yang diproduksi oleh siput memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Untuk melapisi bagian kaki siput yang digunakan untuk berjalan. Pelapisan itu bertujuan untuk mengurangi friksi dan kerusakan pada kaki siput. Saat siput berjalan, maka dia akan meninggalkan jejak yang sebenarnya merupakan bekas lendir yang melapisi bagian kaki.
  • Untuk menutupi permukaan tubuh siput yang lunak sehingga dapat melindunginya dari gangguan lingkungan luar.
  • Sebagai alat rekat antara permukaan kaki siput dengan permukaan dimana dia berada, misalnya di batu.

Siput bernafas dengan cara yang mirip dengan mekanisme bernafas pada mamalia, yaitu dengan paru-paru. Tapi, bila dibandingkan dengan mamalia maka paru-paru siput lebih sederhana. Molekul oksigen (O2) yang dihirup siput diangkut ke seluruh tubuh oleh darah. Haemosianin adalah molekul yang bertanggung jawab dalam mengangkut oksigen di dalam darah dan di mamalia oksigen diangkut oleh haemoglobin. Layaknya mamalia dalam bernafas, siput juga mengeluarkan karbondioksida (CO2) melalui paru-paru.

Siput merupakan hewan hermaprodit yang artinya seekor siput memiliki 2 alat atau organ reproduksi jantan dan betina. Siput memiliki organ reproduksi yang disebut ovotes-tis yang dapat menghasilkan sel telur sekaligus sel kelamin jantan. Telur yang dihasilkan oleh organ ovotes-tis selanjutnya akan dikeluarkan oleh siput ke lingkungan dan ditempatkan pada tanah atau pada benda lain yang ada di atas tanah.

Siput Laut Yang Mematikan

Ada yang tahu gak nih kalau siput juga ada di laut? Hewan tersebut memiliki cangkang yang cantik dengan warna yang menarik. Bentuknya seperti perpaduan antara kadal dan naga, tetapi tinggal di laut. Inilah siput samudera biru, hewan unik yang mematikan karena siput ini memiliki racun yang dapat melumpuhkan siapapun yang terkena racunnya. Ukuran siput samudera biru tergolong kecil, yaitu antara 3 sampai 8 cm.

Siput samudera biru atau “Glaucus atlanticus” merupakan salah satu hewan paling unik di dunia. Mereka termasuk dalam spesies siput laut tak bercangkang. Hewan ini dapat ditemukan pada perairan hangat di seluruh dunia, terutama di perairan sekitar Eropa dan Afrika bagian selatan. Hewan berwarna biru laut ini memiliki nama ilmiah nucibranch chromodoris willani. Nama nudibranch dalam Bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, nudus (telanjang) dan brankhia (insang). Dia memang tampak seperti siput yang telanjang karena tak memiliki cangkang sebagai pelindung.

Spesies ini mengapung terbalik di permukaan laut dengan cara ditopang oleh gelembung gas di dalam perut mereka. Nama ‘Glaucus’ diambil dari nama dewa laut Yunani yang terpaksa hidup terombang-ambing di laut selama hidupnya. Pada bagian perut terdapat semacam gelembung udara. Gelembung ini membantunya mengapung dan melayang-layang di lautan. Dengan hal tersebutlah cara siput samudra biru bergerak dan bentuknya yang juga mirip dengan naga membuatnya juga dikenal sebagai naga biru lautan.

Hewan ini memiliki warna biru terang pada perut dan abu-abu keperakan pada punggung. Makhluk ini menggunakan warna tubuh mereka sebagai pelindung diri. Ketika dilihat dari bawah, warna perutnya akan menyerupai warna cahaya matahari. Sedangkan ketika dilihat dari atas, mereka menyerupai warna samudera. Hal tersebut membuatnya sulit ditemukan dan membantu melindunginya dari pemangsa.

Jangan sepele dengan tubuhnya yang kecil ya guys, kenapa? Meskipun memiliki ukuran yang kecil serta bentuk tubuh unik dan warna yang indah, tetapi siput samudera biru adalah hewan yang berbahaya. Hewan ini ternyata mematikan, makanannya adalah hewan-hewan beracun seperti ubur-ubur.

Memakan hewan beracun tidaklah masalah untuk hewan ini, mereka kebal terhadap racun mangsanya. Tidak hanya sekedar kebal terhadap racun mangsanya, siput samudera biru ternyata juga mampu menyerap racun-racun tersebut untuk disimpan dalam tubuhnya. Karena hal tersebutlah menyebabkan siput samudra biru berbahaya dan mematikan. Hewan tersebut lebih beracun dari hewan-hewan lainnya.

Manfaat Siput Untuk Kesehatan

Ternyata siput memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan, jangan salah sangka dengan rasa daging siput ini ya guys karena rasanya mengalahkan lezatnya daging ayam. Daging siput mengandung gizi yang tinggi, yaitu setiap 100 gram daging siput terkandung protein 16 gram, lemak 1,4 gram, karbohidrat 2 gram, vitamin A, B12, B6, E, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, potassium, selenium, sodium, zinc, abu dan air. Tampak dari komposisi nutrisi tersebut, kandungan airnya menempati porsi yang terbanyak. Berikut ini adalah manfaat dari daging siput tersebut:

Mempercepat penyembuhan luka

Kemampuan dalam menyembuhkan luka sendiri memang cepat. Hal ini berkat adanya lendir dan zat-zat lainnya yang terdapat di dalam daging. Kemampuan ini bisa dimanfaatkan oleh kita untuk mempercepat kesembuhan luka akibat benda tajam.

Menyembuhkan sakit gigi

Siput yang banyak dibenci karena sering merusak tanaman ternyata bisa digunakan untuk membantu penyembuhan sakit gigi berlubang. Caranya ambil seekor siput atau keong lalu pecahkan kulit atau cangkangnya, lebih baik lagi bila memecahkan bagian akhir cangkang yang mengerucut itu. Dengan kapas yang telah di plintir kecil, serap lendir bekicot dan masukan ke dalam gigi yang berlubang sekaligus dengan kapasnya, lalu biarkan sampai rasa sakit hilang.

Meredakan batuk

Daging siput dipercaya mampu meredakan batuk akibat gangguan pernapasan. Hal ini berdasarkan dari beberapa orang yang pernah mengkonsumsinya untuk meredakan batuk yang mereka derita. Namun, khasiat ini masih belum ada penelitian ilmiah sehingga belum tahu zat-zat aktif mana yang berperan penting dalam hal ini.

Menyembuhkan penyakit asma

Sebenarnya belum ada penelitian secara ilmiah yang mengatakan bahwa zat–zat yang terdapat pada daging siput dapat menyembuhkan penyakit asma. Namun terdapat beberapa kasus dan testimoni dari masyarakat luas mengatakan bahwa daging siput dapat membantu proses dalam menyembuhkan penyakit asma.

Mengobati gatal-gatal

Penyakit kulit seperti kudis dan kutu air bisa disembuhkan dengan daging hewan moluska ini. Caranya sederhana, yaitu tinggal mengkonsumsinya dalam bentuk berbagai olahan yaitu dijadikan sate siput atau keong dengan bumbu kacang seperti yang biasa orang Jawa Timur mengolahnya.

Menormalkan denyut jantung

Buat orang sering mengalami jantung yang berdebar-debar, alangkah baiknya mengkonsumsi daging siput ini untuk menstabilkan denyut jantung. Protein yang terkandung di dalamnya akan membuat rileks otot-otot kapiler jantung.

Mengatasi insomnia

Jika kamu kesulitan untuk tidur ketika malam tiba, konsumsilah daging siput karena akan membuat kamu lebih cepat tidur dan terasa lebih nyenyak. Hal ini karena protein dalam daging ini tak cepat terurai dalam sistem pencernaan sehingga menimbulkan efek mengantuk.

Ya, demikianlah penjelasan tentang siput, siput laut yang mematikan serta manfaat yang diberikan oleh siput untuk kesehatan. Apakah kamu sudah memahami penjelasan di atas? Apalagi tentang siput biru yang cantik namun mematikan tersebut. So, kamu harus hati-hati ya kalau melihat hewan biru tersebut. Nah sampai di sini dulu ya pembahasan kita, semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah pengetahuan yang bermanfaat untuk kamu semua.